Dispar Kaltim Bakal Mengadakan Uji Sertifikasi Pemusik pada 2024 Nanti

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekraf Dispar Kaltim, Dahlia. (Foto: Istimewa)
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekraf Dispar Kaltim, Dahlia. (Foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dispar Kaltim Bakal Mengadakan Uji Sertifikasi Pemusik pada 2024 Nanti

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekraf Dispar Kaltim, Dahlia. (Foto: Istimewa)
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekraf Dispar Kaltim, Dahlia. (Foto: Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dispar Kaltim Bakal Mengadakan Uji Sertifikasi Pemusik pada 2024 Nanti 

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekraf Dispar Kaltim, Dahlia. (Foto: Istimewa)

Reporter: Ayu Norwahliyah | Editor: Buniyamin

SAMARINDA - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) berencana mengadakan program uji sertifikasi, yang ditujukan bagi para pelaku ekonomi kreatif (ekraf), khususnya pada sektor musik di Kaltim pada 2024 mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekraf Dispar Kaltim, Dahlia mengatakan bahwa untuk menjalankan program ini, pihaknya akan bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berasaldari Pulau Jawa.

"Saat ini masih melakukan persiapan yang matang untuk program uji sertifikasi ini. Kami memetakan dulu, apakah uji sertifikasinya untuk pelaku musik modern atau tradisional," jelas Dahlia.

Agar pemetaannya jelas, Dispar Kaltim terlebih dahulu melakukan diskusi bersama bidang-bidang lainnya yang ikut terlibat dalam program uji sertifikasi tersebut. Mengingat, subsektor musik memiliki banyak skema. 

"Bisa jadi uji sertifikasi untuk sound engineer, lighting, ataupun ke pelaku musik seperti penyanyi, gitaris, drummer, dan lain-lain. Ini masih kami diskusikan," ujarnya.

Adapun tujuan diberlakukannya uji sertifikasi bagi pelaku musik ini, sebab Dahlia menilai banyak sekali promotor even nasional hingga internasional yang membutuhkan tim atau para penampil yang sudah memiliki sertifikasi.

"Kalau mendatangkan artis dari luar, pasti membutuhkan crew atau band pembuka yang kompeten. Maka dari itu, perlu dilaksanakan uji sertifikasi ini," ujarnya.

Meskipun demikian, ia berharap seluruh pemusik di Bumi Etam dapat turut serta mengikuti uji sertifikasi tersebut. Terlebih, 2024 merupakan tahun pertama Dispar Kaltim mempersiapkan uji sertifikasi.

"Tidak dipungut biaya. Pesertanya sekitar 20 orang saja. Tanggal pastinya kapan, kami akan umumkan nanti," demikian Dahlia. (Adv)