Reporter: Ayu Norwahliyah | Editor: Buniyamin
SAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur memberikan dukungan penuh untuk meningkatkan kualitas Museum Mulawarman, sebagai bagian dari upaya mendukung literasi budaya dan sejarah.
Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan menegaskan bahwa revitalisasi museum kini tengah menjadi fokus utama dalam meningkatkan mutu dan efektivitas layanan kepada masyarakat, terutama dalam hal literasi sejarah, dan budaya sesuai dengan peran museum.
"Sehingga dapat lebih efektif dalam melayani masyarakat untuk menunjang literasi sejarah dan budaya sesuai dengan fungsi museum," ungkap Kurniawan.
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa kontribusi dari pihak Kesultanan Kutai Kartanegara (Kukar) dan kalangan akademisi sangat penting dalam menambah wawasan sejarah, guna memaksimalkan potensi museum.
"Kita yakin bahwa ini berperan penting dalam memberikan tambahan ilmu pengetahuan serta wawasan mengenai gambaran masa lalu terkait nuansa istana Kukar," kata dia.
Pasalnya, Disdikbud Kaltim beberapa waktu lalu telah menggelar seminar dan berdiskusi dengan menghadirkan narasumber berkompeten di bidang permuseuman. Menurutnya, diskusi ini akan membantu Museum Mulawarman memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai masa lalu terkait dengan ruangan dan koleksi yang digunakan oleh Sultan Aji Parikesit dan keluarga.
"Karena mengingat terdapat empat pilar kebijakan permuseuman terkait revitalisasi, yakni mencerdaskan bangsa, memperkuat kepribadian bangsa, ketahanan nasional, dan wawasan Nusantara," katanya
Sehingga dalam hal ini, Kurniawan berharap dengan dukungan yang diberikan, Museum Mulawarman dapat lebih efektif dalam memberikan pengetahuan sejarah dan budaya kepada masyarakat, terutama anak-anak didik di Kaltim ketika mereka mengunjungi museum. (Adv)


