Reporter : Herdiansyah | Editor : Buniyamin
SAMARINDA - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim terus berupaya melakukan penguatan ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan memanfaatkan kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai kebutuhan dan potensi desa.
Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Saliki, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang berhasil menyalurkan bantuan tempat tampungan air dan bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Kepala Desa (Kades) Saliki, Saliansyah mengaku bantuan mesin air yang disalurkan kepada masyarakat mampu beroperasi maksimal selama tiga jam lamanya.
Bantuan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dikarenakan kandungan zat besi air baku di Desa Saliki sangat tinggi.
"Sehingga dengan begitu prosesnya perlu diendapkan terlebih dulu selama enam jam. Kami juga telah menyediakan tandon untuk menampung air ketika menyala," jelasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Anwar Sanusi berharap pendirian BUMDes terus digalakkan di semua desa wilayah Kaltim agar ke depannya bermanfaat mensejahterakan desa dan meningkatkan usaha masyarakat.
"Sejauh ini seluruh Provinsi di Indonesia terus mendorong penguatan BUMDes. Sehingga Kaltim juga harus mengetahui hal tersebut agar tidak tertinggal dengan daerah lain," tegas Anwar, sapaannya.
Terakhir, lanjut dia, keberadaan BUMDes merupakan pondasi ekonomi masyarakat di desa, sehingga harus terus mendapatkan dukungan baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemerintahan Kabupaten (Pemkab). (Adv).


