Dukung Impelementasi Kurikulum Merdeka, Disdikbud Kaltim Hadirkan Buku Muatan Lokal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ketua Tim Buku Mulok SDA, Dian Mufarridah. (Foto: Ayu/Pusaranmedia.com)
Ketua Tim Buku Mulok SDA, Dian Mufarridah. (Foto: Ayu/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dukung Impelementasi Kurikulum Merdeka, Disdikbud Kaltim Hadirkan Buku Muatan Lokal

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Ketua Tim Buku Mulok SDA, Dian Mufarridah. (Foto: Ayu/Pusaranmedia.com)
Ketua Tim Buku Mulok SDA, Dian Mufarridah. (Foto: Ayu/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dukung Impelementasi Kurikulum Merdeka, Disdikbud Kaltim Hadirkan Buku Muatan Lokal

Ketua Tim Buku Mulok SDA, Dian Mufarridah. (Foto: Ayu/Pusaranmedia.com)

Reporter: Ayu Norwahliyah | Editor: Buniyamin

SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) akan memperkenalkan Sumber Daya Alam (SDA) khas Kaltim kepada siswa SMA melalui sebuah buku muatan lokal (mulok).

Ketua Tim Buku Mulok SDA, Dian Mufarridah menyatakan dalam buku ini nantinya akan berisi dua bab materi untuk flora dan dua bab fauna. 

"Memang sengaja memilih flora dan fauna endemik asal Kaltim dan yang hidup di Kaltim. Ini nantinya akan dijadikan buku pelajaran di sekolah dan jadi mata pelajaran mulok yang berdiri sendiri sebagai mata pelajaran,” ungkap Dian.

Dian menyatakan buku ini akan disusun olehnya bersama tim penulis lainnya, yang juga bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim. Namun, selain mencari referensi ke BKSDA Kaltim, pihaknya juga berupaya mencari referensi dari berbagai penelitian dan jurnal yang telah terpublikasi.

“Kami ada tim yang datang ke BKSDA Kaltim. Jadi dari penyusunan silabus, kemudian menyusun modul ajarnya lalu ditindaklanjuti ke BKSDA Kaltim apakah benar ini flora dan fauna endemiknya Kaltim. Setelah benar, baru kami menyusun buku,” jelas Dian yang juga merupakan guru di SMA 2 Bontang itu. 

Ia mengungkapkan buku muatan lokal tersebut nantinya akan diberlakukan pada semua kabupaten dan kota di seluruh wilayah Kaltim.

"Kami susun saat ini berlaku untuk kelas 10, sebagai upaya dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Jadi ini adalah buku mulok milik Kaltim yang pertama di Indonesia dan berbasis Kurikulum Merdeka,” ujarnya.

Sehingga dengan kehadiran buku mulok ini, Dian berharap  membuat seluruh peserta didik di Bumi Etam dapat lebih memahami dan mengenal flora dan fauna endemik asli Kaltim. 

“Insyaallah datanya kuat dan flora faunanya memang punya Kaltim,” tutupnya. (Adv)