Anwar Sanusi Sebut Sistem Pendidikan di Desa Dirancang untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala DPMPD Kaltim, Anwar Sanusi saat ditemui. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Kepala DPMPD Kaltim, Anwar Sanusi saat ditemui. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Anwar Sanusi Sebut Sistem Pendidikan di Desa Dirancang untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala DPMPD Kaltim, Anwar Sanusi saat ditemui. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Kepala DPMPD Kaltim, Anwar Sanusi saat ditemui. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Anwar Sanusi Sebut Sistem Pendidikan di Desa Dirancang untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Kepala DPMPD Kaltim, Anwar Sanusi saat ditemui. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Reporter : Herdiansyah | Editor : Buniyamin 

SAMARINDA - Sistem pendidikan di desa merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Anwar Sanusi menyebut sistem pendidikan desa dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat pedesaan dan wilayah terpencil.

Ia mengaku dalam melakukan peningkatan kualitas mutu pendidikan di desa, DPMPD Kaltim terus berupaya membangun kolaborasi dan kerja sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Salah satunya berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim agar memperhatikan desa yang minim fasilitas infrastruktur pendidikan.

"Indikator desa itu mendapatkan peningkatan kualitas pendidikan adalah desa kategori tertinggal dan belum berkembang sama sekali," ungkapnya kepada Pusaranmedia.com, Jum'at (1/11/2023).

DPMPD, kata dia, berperan sebagai provokator dalam pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa.

"Misalnya fasilitas kesehatannya kurang, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim. Kalau dilihat yang kurang adalah infrastruktur jalan, maka berkomunikasi kepada PUPR Kaltim agar status desanya segera terangkat," sebutnya.

Dalam pengentasan desa tertinggal, lanjut Anwar Sanusi, DPMPD bersama pihak terkait serta OPD kabupaten/kota memberikan berbagai macam program yang diharapkan mampu dieksekusi secara maksimal. (adv)