Tingkatkan Keterampilan Peserta Didik, Disdikbud Kaltim Kolaborasi dengan UPTD Pelatihan Koperasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Disdikbud Kaltim, Surasa (foto : istimewa)
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Disdikbud Kaltim, Surasa (foto : istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tingkatkan Keterampilan Peserta Didik, Disdikbud Kaltim Kolaborasi dengan UPTD Pelatihan Koperasi

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Disdikbud Kaltim, Surasa (foto : istimewa)
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Disdikbud Kaltim, Surasa (foto : istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Tingkatkan Keterampilan Peserta Didik, Disdikbud Kaltim Kolaborasi dengan UPTD Pelatihan Koperasi

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Disdikbud Kaltim, Surasa (foto : istimewa)

Reporter : Ayu Norwahliyah | Editor : Buniyamin

SAMARINDA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim berkolaborasi dengan UPTD Pelatihan Koperasi Kaltim untuk mempemudah integrasi peserta didik ke dunia industri.

Ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keterampilan peserta didik, khususnya yang menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK Disdikbud Kaltim, Surasa mengungkapkan kerja sama yang dibangun ini tidak hanya bersifat formalitas, tapi juga berfokus pada peningkatan keterampilan peserta didik di sekolah.

"Contohnya SMKN 2 Tenggarong yang memiliki jurusan kriya dan keramik dan SMKN 3 Samarinda yang fokus pada jurusan tata busana, menjadi titik terang dalam kerja sama ini,” jelasnya.

Dengan langkah ini, maka Disdikbud Kaltim berharap peserta didik di SMK tidak hanya memiliki keterampilan teoritis, tetapi mampu mengaplikasikan dan mengembangkan kemampuan sesuai kebutuhan pasar kerja yang terus berubah.

“Diharapkan akan memberikan kontribusi positif dalam mempersiapkan generasi penerus yang handal dan terampil untuk menghadapi kompleksitas tuntutan di era industri modern,” tutupnya. (adv)