Reporter: Herdiansyah | Editor: Buniyamin
SAMARINDA - Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) tidak hanya fokus dalam melakukan peningkatan fasilitas pelayanan desa.
Namun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini melakukan pemberdayaan dengan makna yang sangat luas ketika dilakukan oleh pemerintah daerah.
Salah satu yang menjadi perhatian serius yakni pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui infrastruktur pendidikan pada setiap desa.
Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati mengatakan, dalam dunia pendidikan infrastruktur jalan desa sangat penting diadvokasikan DPMPD kepada dinas terkait seperti PUPR.
"Ini dilakukan tidak lain untuk peningkatan dan pengembangan SDM dari level bawah pemerintahan seperti desa, kampung ataupun dusun," katanya singkat, Senin (4/12/2023).
Di samping itu, kehadiran DPMPD mewujudkan desa mandiri secara maksimal pada suatu wilayah. "Hingga sekarang masih ada lima desa tertinggal di Kaltim, dari sebelumnya ada 17. Semoga semuanya cepat mandiri," harapnya.
Lebih lanjut, kata dia, di Provinsi luar Kaltim sudah banyak memiliki desa berstatus mandiri. Namun penduduk Kaltim tidak berkecil hati menanggapi hal tersebut, tapi terus melakukan pembaharuan secara bertahap.
"Dari lima desa tertinggal, satu di Kabupaten Berau dan empat desa di Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Salah satunya penyebabnya belum maju karena infrastruktur itu tadi," pungkasnya. (Adv)


