DPMPD Dorong Perpustakaan Daerah Berikan Fasilitas Layanan Literasi kepada Desa di Kaltim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPMPD Dorong Perpustakaan Daerah Berikan Fasilitas Layanan Literasi kepada Desa di Kaltim

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)
Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

DPMPD Dorong Perpustakaan Daerah Berikan Fasilitas Layanan Literasi kepada Desa di Kaltim 

Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati. (Foto: Herdi/Pusaranmedia.com)

Reporter: Herdiansyah | Editor: Buniyamin 

SAMARINDA - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) untuk terus memberikan pelayanan literatur kepada masyarakat melalui program Literasi Desa.

Sekretaris DPMPD Kaltim, Eka Kurniati berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing tinggi melalui literasi.

"Nah selama ini itu juga kami sering gaungkan, soal literasi masyarakat desa. Ada banyak sekali desa di Kaltim yang menurut kita perlu kirimkan buku-buku buat mereka, untuk tumbuhkan minat baca," tegasnya, Selasa (5/12/2023).

Menurutnya, desa merupakan ujung tombak dalam melakukan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat serta sebagai sumber data dan informasi terhadap penetapan berbagai kebijakan pemerintah sehingga dapat mewujudkan desa yang mampu melaksanakan fungsi pemerintahan secara efesien, transparan dan akuntabel.

"Untuk mewujudkan desa yang mampu melaksanakan fungsi pemerintahan secara efesien, transparan dan akuntabel tidak semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan adanya peran desa yang bijaksana serta peran partisipasi masyarakat yang tinggi," jelas Eka.

Lebih lanjut, kata dia, perpustakaan Kaltim telah menjadi ruang publik untuk berbagai pengalaman belajar secara kontekstual dan melatih kecakapan keterampilan.

"Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui dinas terkait telah mewujudkan masyarakat sejahtera dengan menghadirkan transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial," tutupnya. (Adv)