Reporter: Siswandi | Editor: Bunyamin
SANGATTA – Fraksi Golkar DPRD Kutai Timur (Kutim) menggarisbawahi pentingnya sektor pendidikan dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, seiring kewajiban yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 15 Tahun 2024.
Dalam Permendagri tersebut, Pemkab diharuskan mengalokasikan minimal 20 persen dari total APBD untuk sektor pendidikan. Ini diungkapkan Sekretaris Fraksi Golkar, Hj Hasna dalam rapat paripurna ke-20 dengan agenda membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2025.
Menurutnya, alokasi anggaran yang besar bagi pendidikan menjadi langkah strategis yang tak hanya mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Pendidikan adalah kunci utama dalam mencetak generasi yang dapat bersaing di tingkat global. Untuk itu, anggaran yang cukup harus diinvestasikan dalam pendidikan agar kualitasnya semakin baik, dari segi infrastruktur hingga fasilitas pembelajaran,” kata Hasna.
Fraksi Golkar menilai pendidikan adalah sektor yang vital bagi kemajuan daerah dan dengan peningkatan anggaran yang tepat sasaran, diharapkan kualitas pendidikan di Kutim dapat meningkat, tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga kualitas pengajaran dan tenaga pendidik.
“Kami ingin memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan tidak hanya memenuhi ketentuan, tetapi juga digunakan secara efektif. Ini agar dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan,” tambah Hasna.
Fraksi Golkar juga menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan.
Hasna mengingatkan agar anggaran pendidikan yang besar ini benar-benar digunakan untuk memperbaiki kualitas pendidikan di daerah, seperti peningkatan kualitas guru, penyediaan fasilitas yang memadai dan pengembangan infrastruktur sekolah.
“Kami ingin agar dana yang dialokasikan tidak hanya memenuhi kebutuhan administrasi, tetapi juga bisa menciptakan hasil yang terukur dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ungkapnya. (Adv)

.jpg)

