Reporter: Siswandi | Editor: Bunyamin
SANGATTA – Fraksi Golkar DPRD Kutai Timur (Kutim) menyambut positif alokasi belanja modal untuk pembangunan infrastruktur yang tercantum dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Sekretaris Fraksi Golkar, Hj Hasna dalam rapat paripurna ke-20 DPRD Kutim menegaskan alokasi anggaran untuk sektor infrastruktur sebesar Rp4,321 triliun sangat tepat guna mendorong kemajuan daerah.
Anggaran tersebut mencakup sekitar 40 persen dari total belanja daerah dan akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, serta fasilitas publik yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur adalah hal yang sangat mendesak untuk dilaksanakan. Ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal akses yang akan mempermudah mobilitas dan mempercepat arus ekonomi di Kutai Timur,” ujar Hasna.
Alokasi belanja modal ini juga sejalan dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 15 Tahun 2024 yang menekankan pentingnya fokus pada pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Hasna menambahkan, infrastruktur yang baik dapat membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan konektivitas antarwilayah, dan memudahkan arus distribusi barang dan jasa.
Ini diharapkan dapat mendorong investasi yang lebih besar ke Kutim, menciptakan lapangan pekerjaan dan mempercepat pemerataan ekonomi.
Fraksi Golkar juga mengingatkan agar anggaran yang besar tersebut digunakan secara efisien dan tepat sasaran.
“Kami berharap agar setiap alokasi anggaran ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan prioritas pembangunan harus fokus pada hal-hal yang paling dibutuhkan oleh warga,” tegasnya. (Adv)

.jpg)

