Reporter: Siswandi | Editor: Bunyamin
SANGATTA – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Kari Palimbong menggelar kegiatan reses di RT 6, Desa Teluk Lingga. Dalam kesempatan ini, sejumlah keluhan terkait infrastruktur disampaikan oleh warga setempat, khususnya mengenai kondisi jembatan penghubung yang rusak dan drainase yang menyebabkan genangan air di jalan.
Seorang warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya terkait jembatan yang sudah lama tidak diperbaiki. "Jembatan ini sudah rusak parah. Setiap kali hujan, jembatan menjadi sangat licin dan berbahaya bagi pengendara. Kami berharap ada perbaikan segera dari pemerintah agar tidak menimbulkan korban," ujarnya.
Selain jembatan, masalah drainase juga menjadi keluhan utama warga. Drainase yang tersumbat menyebabkan air menggenang di jalan setiap kali hujan, yang mengganggu akses terutama bagi anak-anak yang hendak berangkat ke sekolah.
"Setiap hujan deras, jalan kami selalu tergenang air. Ini membuat kami kesulitan, apalagi anak-anak yang harus melewati jalan tersebut untuk pergi ke sekolah," keluh warga lainnya.
Menyikapi hal tersebut, Kari Palimbong menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memperhatikan keluhan tersebut dan mengutamakan perbaikan infrastruktur di Teluk Lingga.
"Kita sangat memahami keluhan masyarakat mengenai kondisi jembatan dan drainase yang menyebabkan kesulitan bagi warga. Perbaikan ini akan kami prioritaskan agar akses jalan menjadi lebih aman dan nyaman, terutama saat musim hujan," ujar Kari.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk mengusulkan anggaran untuk perbaikan jembatan dan drainase di rapat DPRD. "Kami akan memastikan agar perbaikan jembatan dan drainase ini segera dilaksanakan, agar masyarakat Teluk Lingga dapat menikmati infrastruktur yang lebih baik dan aman," tambahnya.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah, diharapkan masalah infrastruktur di Teluk Lingga dapat segera teratasi, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (Adv)

.jpg)

