Banner ADV

Sistem Perencanaan Infrastruktur di Samarinda Kurang Optimal, Anhar Desak Pemkot Bertindak

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (foto : Ayu/Pusaranmedia.com)
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (foto : Ayu/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Sistem Perencanaan Infrastruktur di Samarinda Kurang Optimal, Anhar Desak Pemkot Bertindak

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (foto : Ayu/Pusaranmedia.com)
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (foto : Ayu/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Sistem Perencanaan Infrastruktur di Samarinda Kurang Optimal, Anhar Desak Pemkot Bertindak

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (foto : Ayu/Pusaranmedia.com)
Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (foto : Ayu/Pusaranmedia.com)

Reporter : Ayu Norwahliyah | Editor : Buniyamin

SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar meminta pemerintah kota (Pemkot) segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sistem perencanaan dan pelaksanaan proyek infrastruktur. 

Menurutnya, banyak proyek jalan yang baru dibangun namun cepat mengalami kerusakan akibat perencanaan yang kurang matang.

“Kita butuh terobosan dalam pengelolaan proyek infrastruktur. Jangan sampai masyarakat hanya mendapat janji, tapi kenyataannya jalan yang dibangun cepat rusak atau malah tidak selesai tepat waktu,” ujar Anhar.

Selain itu, lemahnya koordinasi antarinstansi terkait juga menyebabkan banyak proyek yang mangkrak atau terbengkalai. Pemerintah harus lebih tegas dalam pengawasan agar pembangunan berjalan lebih efektif.

“Jangan sampai proyek jalan baru malah jadi proyek perbaikan terus-menerus. Ini bukan hanya soal anggaran, tapi juga kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Kurang matangnya dalam perencanaan infrastruktur membuat anggaran pembangunan lebih banyak terserap untuk perbaikan jalan yang seharusnya bisa bertahan lebih lama. “Jalan baru malah cepat rusak, dan akhirnya butuh perbaikan lagi. Ini siklus yang harus diputus dengan perencanaan yang lebih matang,” tambahnya.

Politikus PDIP ini berharap pemerintah lebih serius dalam menangani persoalan ini agar infrastruktur di Samarinda bisa lebih berkualitas, bertahan lama, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. "Pemerintah juga harus lebih tegas dalam pengawasan pembangunan," pungkasnya.(Adv)