Reporter: Herdiansyah | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA - Komisi III DPRD Kaltim meninjau langsung dua lokasi longsor yang terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya di Desa Batuah dan Desa Pendingin.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons atas bencana yang berdampak pada permukiman warga dan infrastruktur sekitar.
Pemerintah daerah setempat sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk merelokasi warga yang terdampak longsor. Namun, langkah ini masih menunggu hasil kajian teknis dari Inspektur Tambang guna memastikan aspek keamanan dan mitigasi risiko di wilayah tersebut.
Sementara itu, perbaikan infrastruktur darurat telah dilakukan untuk menunjang aktivitas warga. Namun, perbaikan permanen masih bergantung pada alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan pentingnya evaluasi terhadap kelayakan jalan umum yang berada di area konsesi tambang PT Indomining.
Ia menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan kebijakan.
“Setiap keputusan harus berbasis kajian ilmiah dan tetap memperhatikan aspirasi masyarakat,” tegas Reza.
Komisi III berjanji akan terus mengawal proses ini dan mendesak agar pengelolaan wilayah tambang dilakukan secara lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. (Adv)


