Putra Kutim Lolos Top 40 D’Academy 7, Bupati Ardiansyah Ajak Warga Beri Dukungan Naldy

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Potret Naldy lolos dari TOP 40 D'ACADEMY 7. (Foto: Dok Indosiar)
Potret Naldy lolos dari TOP 40 D'ACADEMY 7. (Foto: Dok Indosiar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Putra Kutim Lolos Top 40 D’Academy 7, Bupati Ardiansyah Ajak Warga Beri Dukungan Naldy

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
3 menit baca
Potret Naldy lolos dari TOP 40 D'ACADEMY 7. (Foto: Dok Indosiar)
Potret Naldy lolos dari TOP 40 D'ACADEMY 7. (Foto: Dok Indosiar)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Putra Kutim Lolos Top 40 D’Academy 7, Bupati Ardiansyah Ajak Warga Beri Dukungan Naldy

Potret Naldy lolos dari TOP 40 D'ACADEMY 7. (Foto: Dok Indosiar)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Dinas Pariwisata Kutai Timur (Dispar Kutim) memberikan apresiasi dan dukungan setinggi-tingginya kepada Naldy, putra Kutim yang berhasil melaju ke babak Top 40 ajang bergengsi D’Academy (DA) 7 Indosiar.

Reynaldy, yang dikenal dengan nama panggung NALDY da7_naldy, tergabung dalam Group 5 Team Fildan dan tampil memukau dalam konser Senin (7/7/2025). Keberhasilannya lolos dari Top 40 mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kutim.

Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Nurullah melalui video pernyataan resmi berdurasi 32 detik yang diunggah di akun Instagram @disparkutim, menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk memberi dukungan penuh kepada Naldy.

“Mari bersama-sama kita berikan dukungan terbaik untuk Naldy Kutai Timur yang akan mengikuti seleksi di ajang bergengsi D’Academy 7 Indosiar,” ucapnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (08/07/2025).

Nurullah menyebut bahwa Naldy merupakan putra terbaik Kutai Timur yang memiliki bakat luar biasa dalam bermusik dangdut.

“Dengan semangat dan kerja kerasnya, saya yakin Naldy mampu menampilkan yang terbaik dan membanggakan nama Kutai Timur di kancah nasional,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung Naldy dalam setiap tahapan seleksi.

“Mari kita tunjukkan bahwa Kutai Timur memiliki talenta yang patut diperhitungkan. Dukung terus Naldy dengan doa, semangat, dan partisipasi aktif,” imbaunya.

Sebelumnya, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman juga menyampaikan dukungan resmi kepada Naldy. Dalam video yang diunggah akun Instagram @da\_naldy pada Juni 2025 lalu, Ardiansyah memberikan dukungan atas nama Pemerintah Kabupaten Kutim.
 
“Saya juga mengajak kepada masyarakat Kutai Timur untuk memberikan dukungan kepada ananda Naldy ini. Semoga sukses, berhasil dan memberikan yang terbaik untuk Kutai Timur,” kata Ardiansyah.

Naldy adalah mahasiswa Program Studi Kehutanan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang sukses mencuri perhatian publik setelah lolos audisi D’Academy 7 Indosiar pada Kamis (11/6/2025). 

Ia memukau dewan juri dengan membawakan lagu “Pelaminan Kelabu” dan “Pangeran Dangdut”, memperoleh tiga suara “Yes” dan Golden Ticket.

Namun di balik pencapaiannya, tersimpan kisah perjuangan hidup. Naldy berasal dari Tippulu, Kecamatan Tammerodo, Sulawesi Barat, dan tumbuh dalam keluarga sederhana. Rumah kayu berdinding papan dan beratap seng yang kerap kebanjiran menjadi saksi kegigihannya.

Untuk melanjutkan kuliah, ia mengandalkan beasiswa dan penghasilan dari menyanyi di berbagai panggung.

“Saya pernah berjanji kepada almarhumah nenek untuk tampil di televisi. Alhamdulillah, hari ini janji itu saya tepati,” ungkap Naldy usai audisi, dilansir dari Unsulbar News, dengan mata berkaca-kaca.

Perjalanan Naldy menuju panggung DA7 bukan kali pertama. Ia telah mencoba sejak musim pertama D’Academy, juga ajang LIDA dan DA6, namun baru di musim ketujuh ia berhasil menembus layar kaca nasional.

“Dulu saya selalu ikut mewakili Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, tapi sayangnya tidak dianggap. Pemerintah ragu saya bisa bersaing. Justru saya akhirnya didukung oleh Kalimantan karena memang saya juga 50 persen berdarah Kalimantan,” jelasnya.

Pihak kampus Unsulbar, termasuk rektor dan sivitas akademika, memberikan apresiasi atas prestasi Naldy. Mereka menilai keberhasilannya menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain.

“Tanggapan dari dosen dan teman-teman sangat positif. Mereka mendukung mimpiku, dengan catatan kalau kompetisi selesai, aku harus kembali kuliah dan menyelesaikan studi,” tuturnya.

Di balik keberhasilannya, Naldy juga menghadapi tantangan. Ia sempat menerima komentar negatif dan keraguan dari warganet.

“Tantangan terbesarku adalah menghadapi komentar dan ketikan orang-orang yang meragukan prosesku. Tapi alhamdulillah, aku bisa membayar itu semua dengan pencapaian ini,” ujarnya mantap.

Kini, pemuda kelahiran 2004 itu menjadi contoh nyata bahwa mimpi bisa diraih meski berasal dari latar belakang sederhana. 

Ia membuktikan bahwa dunia akademik dan seni bisa berjalan seiring, dan semangat pantang menyerah adalah kunci menembus batas.

Diketahui, Audisi Offline dan Final Audition pada tanggal 11 Juni 2025, Naldy tampil di Final Audition dengan lagu “Pelaminan Kelabu” dan berhasil mendapatkan Golden Ticket, artinya ia resmi lolos ke babak selanjutnya.

Kemudian, masuk Top 40 Konser Welcome pada 27 Juni 2025, dalam Konser Welcome Top 40, Naldy ditempatkan di Grup 5, bersama kontestan lain seperti Ferdi, Jihan, Nada, dan Ilham.

Selanjutnya, penampilan di Babak Top 40 – Grup 5 saat ronde Grup 5 berlangsung, Naldy kembali tampil dan menuai respons positif.

Naldy kini berada di tahap kompetisi Top 40, tepatnya tampil di Grup 5. Selanjutnya, ia akan terus bersaing di konser berikutnya misalnya Top 40 Group 5 → Top 32, tergantung hasil eliminasi mingguannya.