Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan
SAMARINDA — DPRD Kota Samarinda menegaskan kebijakan parkir dua sisi di Jalan Abdul Hasan bersifat sementara.
Langkah ini diambil untuk memberikan ruang adaptasi bagi pelaku usaha di kawasan tersebut yang terdampak perubahan pola lalu lintas.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi antara pihak legislatif dan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda.
“Memang hasil kesepakatan kita kemarin bersama Dishub, pemerintah memfasilitasi penambahan kapasitas parkir di Jalan Abul Hasan, dan sifatnya sementara,” kata Rohim
Menurutnya, kebijakan ini diambil sebagai langkah transisi agar aktivitas ekonomi warga di sepanjang ruas jalan itu bisa kembali pulih.
“Kalau ada warga yang bertanya kenapa bisa dua sisi parkirnya, itu karena kebijakan sementara untuk memberi waktu agar ekosistem ekonomi warga di Abdul Hasan bisa kembali,” jelasnya.
Ia mengakui adanya penurunan omzet di sejumlah toko setelah penerapan kebijakan baru tersebut. Namun, menurutnya, dampak semacam itu bersifat sementara dan akan membaik seiring waktu.
“Tapi kita meyakini, dari beberapa pengalaman di lokasi lain, ekosistem ekonomi akan kembali setelah masyarakat beradaptasi,” tuturnya.
Rohim optimistis bahwa setelah warga dan pengguna jasa terbiasa dengan pola baru di kawasan tersebut, aktivitas perdagangan akan kembali normal.
Ia menekankan, pemerintah harus tetap berhati-hati dalam menerapkan kebijakan agar tidak menimbulkan gejolak sosial. “Kebijakan harus dibuat cukup manis, tapi tidak juga melanggar ketentuan yang ada,” pungkasnya. (Adv)



