Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan
BONTANG - Kolaborasi antara Pemerintah Kota Bontang dan Askot PSSI Bontang kembali ditegaskan melalui penyelenggaraan Turnamen Kelompok Usia (KU) 10 dan KU 14 se-Kota Bontang. Turnamen ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, di Stadion Bessai Berinta pada Jumat sore (21/11/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Bontang, Bunda Neni Moerniaeni, yang berhalangan hadir dan menitipkan pesan agar seluruh peserta menjunjung sportivitas.
Ia mengatakan bahwa menang dan kalah merupakan bagian dari kompetisi, namun nilai kebersamaan dan kekompakan harus tetap menjadi yang utama.
Pemerintah Kota Bontang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Askot PSSI atas konsistensinya dalam membina atlet muda. Wakil Wali Kota menekankan bahwa kegiatan olahraga seperti turnamen ini selaras dengan arah kebijakan pemerintah.
Selain pendidikan, ekonomi, dan kesehatan, olahraga menjadi sektor penting sebagai upaya menyehatkan masyarakat.
Di sisi lain, Ketua Askot PSSI Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian fundamental dari pembinaan berjenjang yang dijalankan Askot.
Sebelumnya, Askot telah menyelenggarakan pelatihan wasit berstandar nasional dan pelatihan khusus bagi para pelatih. Ia berharap turnamen ini menjadi ajang “fun game” bagi KU 10 serta wadah serius bagi KU 14 yang diproyeksikan menjadi tulang punggung tim Bontang pada POPDA 2027.
"Target Bontang, meskipun tidak menjadi juara umum, minimal cabang olahraga paling bergengsi, sepak bola, kita harus meraih medali emas," tegasnya.
Kolaborasi Pemkot dan Askot PSSI Bontang tidak berhenti pada turnamen ini. Wakil Wali Kota juga menitipkan harapan agar Askot terus melanjutkan upaya penyelenggaraan Liga 3 di Bontang pada tahun depan, sebagai langkah untuk meningkatkan atmosfer kompetisi di tingkat daerah. (Adv)



