Banner ADV

Wali Kota Apresiasi Program IDI Bontang Goes to School di Pondok Pesantren Hidayatullah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Wali Kota Apresiasi Program IDI Bontang Goes to School di Pondok Pesantren Hidayatullah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Wali Kota Apresiasi Program IDI Bontang Goes to School di Pondok Pesantren Hidayatullah 

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Foto: Lutfi Aziz/Pusaranmedia.com)

Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan 

BONTANG - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memberikan apresiasi tinggi kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bontang yang menggelar program “IDI Bontang Goes to School” di Pondok Pesantren Hidayatullah Bontang.

Kegiatan yang berfokus pada penyuluhan dan pengobatan kesehatan kulit ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata IDI terhadap kesehatan pelajar dan santri di kota Bontang.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bontang dalam memperluas akses edukasi kesehatan berbasis komunitas. 

“Kami sangat mendukung kegiatan ‘IDI Bontang Goes to School’ ini. Kesehatan adalah modal utama, dan melalui penyuluhan ini para pelajar dan santri mendapatkan ilmu yang sangat berharga tentang cara menjaga kebersihan dan kesehatan kulit mereka,” ujarnya, Minggu (23/11/2025). 

Program ini juga menjadi bukti bahwa IDI Bontang tidak hanya berfokus pada layanan medis kuratif, tetapi turut memperkuat upaya promotif dan preventif melalui edukasi langsung di lingkungan sekolah dan pesantren. Tema kesehatan kulit dipilih karena tingginya potensi masalah kulit di lingkungan asrama yang padat dan memiliki intensitas aktivitas tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, tim dokter IDI memberikan materi edukatif tentang pencegahan, pengenalan dini, hingga penanganan berbagai penyakit kulit umum. Selain penyuluhan, tersedia pula layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi ratusan santri dan tenaga pengajar.

Antusiasme para santri terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti sesi konsultasi langsung dengan dokter spesialis. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memahami kondisi kulit masing-masing sekaligus mendapatkan saran medis.

Sebagai wujud kepedulian sosial, acara ditutup dengan penyerahan simbolis paket bantuan sosial kepada perwakilan Pondok Pesantren Hidayatullah. Langkah ini menegaskan sinergi antara Pemkot Bontang dan IDI dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. (Adv)