Reporter: Siswandi | Editor: Bunyamin
SANGATTA - Prestasi membanggakan berhasil diraih atlet sepak takraw Desa Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan usai meraih juara pertama tingkat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk kategori U-15 sampai U-20.
Prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan olahraga yang dilakukan pemerintah desa melalui organisasi Karang Taruna yang mendapat dukungan penuh.
Kepala Desa Kandolo, Alimuddin menyampaikan bahwa pembinaan olahraga di desanya dilakukan secara serius melalui Karang Taruna dengan memfokuskan pada cabang-cabang olahraga yang merakyat dan diminati masyarakat.
Karang Taruna tidak hanya dibina untuk kegiatan olahraga saja, tetapi juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan pembangunan desa.
"Kalau dengar saja beritanya di Kutai Timur kemarin, untuk U15 sampai U20 itu kita juara satu untuk sepak takraw," ungkapnya dengan penuh kebanggaan atas prestasi yang diraih anak-anak muda Desa Kandolo.
Selain sepak takraw yang berhasil meraih juara, cabang olahraga lain yang juga dikembangkan di Desa Kandolo antara lain sepak bola, voli dan lomba mancing. Semuanya merupakan cabang olahraga yang merakyat dan mudah diakses oleh masyarakat.
Biasanya pada momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI setiap Agustus, pemerintah Desa Kandolo berkolaborasi dengan sekolah-sekolah yang ada di wilayahnya untuk menggelar berbagai pertandingan olahraga rakyat dan lomba-lomba untuk anak-anak.
Event rutin tahunan ini menjadi ajang untuk menjaring bibit-bibit atlet muda yang potensial. Karang Taruna di Desa Kandolo tidak hanya fokus pada pembinaan olahraga semata, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam pengelolaan sektor pariwisata desa melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang saat ini diketuai oleh Sayyid.
"Kami lebih titipkan mereka di Pokdarwis yang mengelola wisata. Pokdarwis itu kami sudah bentuk di sini. Kami juga sudah lengkapi fasilitasnya, drone dan segala macam. Potensi wisata yang ada juga sudah kami eksplorasi dengan teman-teman Karang Taruna," jelasnya mengenai peran ganda Karang Taruna.
Meski Karang Taruna memiliki peran yang beragam dalam pembangunan desa, namun yang paling terlihat nyata dan menonjol di mata masyarakat adalah prestasi mereka di bidang olahraga.
Juara sepak takraw tingkat kabupaten menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten dan dukungan yang memadai dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Pemerintah desa juga mengakomodasi kebutuhan organisasi kemasyarakatan lainnya seperti PKK dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) agar semua elemen masyarakat dapat berkontribusi dalam pembangunan desa. (Adv)



