TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai (Pemkab) Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat akses pendidikan melalui penyediaan layanan angkutan pelajar.
Hingga kini, total sembilan unit armada telah resmi beroperasi di sejumlah kecamatan, mencakup wilayah darat hingga pesisir.
Empat kecamatan yaitu Tenggarong, Loa Kulu, Kembang Janggut, dan Kota Bangu telah mendapatkan alokasi bus pelajar yang digunakan sebagai sarana transportasi gratis bagi siswa menuju sekolah.
Kehadiran armada ini menjadi solusi mobilitas yang selama ini menjadi kendala bagi pelajar di wilayah tertentu.
Tak hanya mengandalkan transportasi darat, Pemkab Kukar juga menghadirkan layanan khusus untuk kawasan pesisir.
Kecamatan Anggana menjadi salah satu penerima kapal pelajar, mengingat kondisi geografisnya yang tidak memungkinkan dijangkau angkutan darat. Kapal ini berfungsi sebagai sarana antar-jemput siswa yang tinggal di wilayah perairan.
Secara total, armada angkutan pelajar terdiri dari tujuh unit bus pelajar dan dua unit kapal pelajar. Seluruhnya disiapkan untuk memastikan siswa di seluruh penjuru Kukar dapat bersekolah dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar, Ahmad Junaidi menegaskan, layanan ini merupakan bagian dari kerja nyata pemerintah dalam mewujudkan Kukar Idaman Terbaik.
“Program angkutan pelajar ini merupakan bagian dari Kukar Idaman Terbaik. Kami memastikan akses pendidikan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelajar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Kukar terus melakukan evaluasi agar layanan transportasi pelajar semakin berkualitas dan mampu menjangkau lebih banyak wilayah.
“Kami berharap ini semakin meningkatkan kualitas layanan transportasi pelajar di seluruh wilayah Kukar,” imbuhnya.
Program ini menjadi salah satu bukti hadirnya pemerintah dalam menjamin akses pendidikan yang merata, terutama bagi pelajar di daerah yang memiliki tantangan geografis maupun infrastruktur. (Adv)



