Banner ADV

Pemkab Kukar Dorong Daur Ulang Sampah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Produk daur ulang sampah dari Gerakan Pegiat Daur Ulang Sampah Kukar
Produk daur ulang sampah dari Gerakan Pegiat Daur Ulang Sampah Kukar

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pemkab Kukar Dorong Daur Ulang Sampah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Produk daur ulang sampah dari Gerakan Pegiat Daur Ulang Sampah Kukar
Produk daur ulang sampah dari Gerakan Pegiat Daur Ulang Sampah Kukar

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

Pemkab Kukar Dorong Daur Ulang Sampah

Produk daur ulang sampah dari Gerakan Pegiat Daur Ulang Sampah Kukar

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin 

TENGGARONG - Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), H Sunggono, secara resmi membuka Festival Produk Daur Ulang Sampah sekaligus meluncurkan Gerakan Pegiat Daur Ulang Sampah Kukar yang dipusatkan di Taman Tanjong, Tenggarong. Minggu (30/11/2025)

Ketua panitia, Henny Amiruddin, menyampaikan bahwa program pelatihan daur ulang sampah sejatinya telah berjalan hampir sembilan tahun. Namun sejak 2023, pendampingan semakin masif melalui dukungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Ribuan peserta dari berbagai kecamatan seperti Kota Bangun Darat, Muara Muntai, Kembang Janggut, Muara Wis hingga Tenggarong, telah ikut serta.

“Totalnya mencapai 1.632 peserta dan semuanya ingin bergabung menjadi bagian dari pegiat daur ulang,” ujar Henny. Dukungan dari berbagai OPD juga semakin memperkuat gerakan ini, mulai dari Dinas PMD, Dispar, Disperindag, Disdikbud hingga DLHK Kukar.

Henny mengungkapkan, pelatihan terbaru dilakukan di Kecamatan Sebulu, melibatkan peserta dari Desa Beloro, Sebulu Modern, Mekar Jaya, hingga Selerong. Gerakan ini kini dihimpun dari berbagai kalangan seperti guru, murid, sekolah, komunitas hingga UMKM.

“Limbah di sekitar kita bisa menjadi produk bernilai. Banyak orang tidak menyangka bahwa benda itu hasil daur ulang sampah,” tegasnya.

Ia juga menceritakan pencapaian membanggakan, karya daur ulang mereka pernah mendapat kehormatan tampil sebagai cenderamata resmi Presiden dan para Menteri pada pelaksanaan MTQ Nasional ke-30 tahun 2024. Produk itu juga menjadi oleh-oleh resmi bagi provinsi peserta.

Dalam sambutannya, Sekda Kukar, Sunggono menyebut gerakan ini selaras dengan visi Bupati Kukar, khususnya program One Village One Product (OVOP).

“Setiap desa punya potensi unik. Produk daur ulang ini bisa disesuaikan dengan karakter masing-masing desa,” ujarnya.

Sunggono menegaskan bahwa Pemkab Kukar mengapresiasi inovasi pegiat daur ulang yang mampu menghadirkan solusi konkret dalam penanganan sampah.

Sunggono juga membeberkan peluang baru bagi para pegiat daur ulang. Mulai tahun depan, pemerintah akan membangun kandang ayam petelur di 17 kecamatan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di sinilah pegiat sampah berperan memanfaatkan limbah organik untuk budidaya maggot BSF, pakan utama ayam.

“Budidaya maggot mudah dan tidak butuh lahan luas. Ini peluang ekonomi baru bagi pegiat sampah,” tegasnya.

Sunggono kembali menekankan bahwa kunci utama pengelolaan sampah berkelanjutan adalah pendekatan 3R. Ia berharap gerakan pegiat daur ulang menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat Kukar.

“Semoga gerakan ini membangun kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah di Kukar,” tutupnya. (Adv)