Atlet Pemancing Indonesia Ukir Prestasi Internasional di Ajang IMCT 2025 Malaysia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Atlet Pemancing Indonesia Ukir Prestasi Internasional di Ajang IMCT 2025 Malaysia

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Atlet Pemancing Indonesia Ukir Prestasi Internasional di Ajang IMCT 2025 Malaysia

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Atlet Pemancing Indonesia Ukir Prestasi Internasional di Ajang IMCT 2025 Malaysia

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Atlet Pemancing Indonesia Ukir Prestasi Internasional di Ajang IMCT 2025 Malaysia

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Keberhasilan atlet pemancing Indonesia menembus podium internasional kembali terukir di penghujung tahun 2025. 

Pada ajang International Monsoon Casting Tournament (IMCT) 2025, Indonesia sukses membawa pulang empat gelar juara, menegaskan daya saing atlet nasional di olahraga rekreasi memancing.

Turnamen berskala internasional tersebut digelar di Tasik Kenyir, Terengganu, Malaysia, pada 13–15 Desember 2025, dan diikuti oleh pemancing dari berbagai negara Asia Tenggara.

Empat gelar juara Indonesia diraih Dian Garnis dari APRI Yogyakarta sebagai King of Toman IMCT 2025, Beni Herman dari DPP APRI Riau sebagai Juara II King of Toman, Imran Ghazali dari DPK APRI Kutai Timur sebagai King of Special Baung, serta Icun (Suradarma) dari DPK APRI Berau yang meraih King of Special Haruan (Gabus) kategori sponsor Daiwa.

Ketua DPP APRI Kalimantan Timur, Hamdani Hasan, mengapresiasi capaian atlet-atlet Indonesia, khususnya dari Kaltim, yang dinilai mampu bersaing dan tampil konsisten di ajang internasional.

“Capaian ini sangat membanggakan. Perwakilan Kaltim menunjukkan kualitas teknik, strategi, dan mental bertanding yang kuat. Ini merupakan hasil dari pembinaan berkelanjutan dan soliditas komunitas pemancing,” ujar Hamdani.

Ia menambahkan, prestasi tersebut membuktikan bahwa olahraga memancing kini telah berkembang menjadi cabang olahraga rekreasi berprestasi, sekaligus berkontribusi memperkenalkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan casting air tawar di kawasan Asia Tenggara.

“IMCT bukan hanya kompetisi, tetapi juga ajang sport tourism dan pertukaran pengalaman antarnegara. Kami berharap semakin banyak atlet Kaltim dan Indonesia yang tampil dan berprestasi di ajang serupa,” katanya.

Sementara itu, Imran Ghazali, perwakilan APRI Kutai Timur yang meraih gelar King of Special Baung, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. 

Menurutnya, keberhasilan di level internasional meningkatkan kepercayaan diri atlet Indonesia dalam bersaing di luar negeri.

“Tentu sangat senang. Bertanding di negara orang dan bisa juara itu menambah rasa percaya diri. Ini juga menjadi motivasi bagi teman-teman pemancing yang ingin serius menekuni casting sebagai atlet,” ungkap Imran saat dihubungi pusaranmedia.com Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, IMCT 2025 diikuti oleh 21 atlet dari Indonesia, dengan dua di antaranya berasal dari Kutai Timur, yakni dirinya dan Julius Kurniawan. 

Dari dua atlet Kutim tersebut, Imran menjadi satu-satunya yang berhasil meraih gelar juara.

Imran juga mendorong agar ke depan pembinaan atlet pemancing di Kutim dapat diperkuat, termasuk pada divisi fly fishing dan bottom fishing yang belum terwakili dalam ajang tersebut.

“Ke depan perlu pembinaan yang lebih serius dan terarah. Potensi atlet kita besar, tinggal bagaimana pembinaannya dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Imran turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur atas dukungan yang telah diberikan.

“Terima kasih kepada Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati, DPRD Kutim khususnya Bapak Jimmi, Kadispora serta seluruh pihak yang mendukung APRI. Kami berharap atlet-atlet pemancing semakin mendapat perhatian karena potensinya sangat besar,” pungkasnya.