Bangkitkan Ekonomi Ramadan, RT 53 Ajak UMKM untuk Berjualan Pasar Simono

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Flayer pasar Ramadan RT 53, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok RT 53)
Flayer pasar Ramadan RT 53, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok RT 53)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bangkitkan Ekonomi Ramadan, RT 53 Ajak UMKM untuk Berjualan Pasar Simono

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Flayer pasar Ramadan RT 53, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok RT 53)
Flayer pasar Ramadan RT 53, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok RT 53)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bangkitkan Ekonomi Ramadan, RT 53 Ajak UMKM untuk Berjualan Pasar Simono

Flayer pasar Ramadan RT 53, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. (Foto: Dok RT 53)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan

SANGATTA – Pasar Ramadan yang digelar RT 53 Kelurahan Teluk Lingga, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali hadir di Jalan Poros Simono dan kini memasuki tahun keempat pelaksanaannya.

Ketua RT 53, Sahrul mengatakan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadan dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Alhamdulillah, ini sudah tahun keempat. Setiap tahun warga terus berpartisipasi berjualan,” ujarnya saat diwawancarai wartawan.

Untuk fasilitas, RT menyediakan meja bagi para pedagang secara swadaya. Sementara itu, pedagang hanya dikenakan biaya Rp120.000 untuk pembuatan spanduk bersama.

“Tahun lalu Rp100 ribu, tahun ini Rp120 ribu karena harga spanduk naik. Kita tidak membebankan biaya besar ke pedagang,” jelasnya.

Spanduk tahun ini dibuat lebih kecil karena di lokasi sudah terdapat gapura, sehingga tidak mengganggu pandangan pengguna jalan. Pasar Ramadan ini terbuka untuk umum. 

Tahun sebelumnya, selain RT 53, kegiatan ini juga diikuti RT 46, RT 32, dan RT 38.

Lokasinya berada di Jalan Poros Simono dan menggunakan sisi kiri dan kanan jalan. 

Meski demikian, pihak RT telah berkoordinasi dengan Disperindag, koperasi, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan untuk memastikan tidak mengganggu lalu lintas.

“Kalau di gang boleh, tapi kalau di poros jalan jangan terlalu banyak supaya tidak mengganggu lalu lintas,” katanya.

Menurut Sahrul, pemerintah merespons positif kegiatan ini karena membantu mengurangi kerumunan di pasar Ramadan yang berada di pusat kota seperti Pasar Sangatta Lama dan kawasan kantor camat.

“Alhamdulillah penjualan cukup laris. Jajanan dan kue-kue ibu-ibu juga luar biasa, hampir sama seperti di kota,” tambahnya.

Pendaftaran biasanya dibuka satu minggu sebelum Ramadan. Saat ini sudah ada sekitar sembilan pelaku UMKM yang mendaftar.

Pasar Ramadan ini akan berlangsung penuh selama satu bulan. RT 53 menyediakan enam meja, sementara kebutuhan saat ini mencapai sembilan. 

Meja yang tersedia berukuran panjang sehingga bisa dipakai dua pedagang. Jika ada warga yang memiliki meja sendiri, pihak RT siap membantu mobilisasinya.

Ke depan, RT 53 berencana mengembangkan pasar malam, namun masih fokus pada pembenahan infrastruktur jalan.
Sahrul berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan siapapun yang nantinya memimpin RT 53.

“Kita ingin UMKM di lingkungan RT 53 terus hidup. Mudah-mudahan bisa membantu pedagang kecil dan melestarikan usaha warga,” tutupnya.

Informasi Pasar Ramadan 1447 H / 2026 M, Pendaftaran: 081346664578, 081254849345