Pemkab Paser Alokasikan Rp33,4 Miliar Program Ketenagakerjaan di 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Disnakertrans Paser, Rizky Noviar (kiri) bersama Sekda Paser, Katsul Wijaya. (Foto: Prokopim Paser)
Kepala Disnakertrans Paser, Rizky Noviar (kiri) bersama Sekda Paser, Katsul Wijaya. (Foto: Prokopim Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab Paser Alokasikan Rp33,4 Miliar Program Ketenagakerjaan di 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Disnakertrans Paser, Rizky Noviar (kiri) bersama Sekda Paser, Katsul Wijaya. (Foto: Prokopim Paser)
Kepala Disnakertrans Paser, Rizky Noviar (kiri) bersama Sekda Paser, Katsul Wijaya. (Foto: Prokopim Paser)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkab Paser Alokasikan Rp33,4 Miliar Program Ketenagakerjaan di 2026

Kepala Disnakertrans Paser, Rizky Noviar (kiri) bersama Sekda Paser, Katsul Wijaya. (Foto: Prokopim Paser)

Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Bambang Irawan 

TANA PASER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp33,4 miliar untuk menjalankan program inovasi pada sektor ketenagakerjaan, yakni Pasti Vokasi, Tuntaskan.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Paser saat ini sebanyak 4,62 persen, meningkat 0,09 persen dari tahun 2024. Meski demikian, angka itu terbilang lebih kecil ketimbang TPT pada tahun 2021 hingga 2023.

“PHK pada sektor pertambangan dan perkebunan akibat efisiensi perusahaan, menjadi alasan meningkatnya TPT,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Paser, Rizky Noviar, Jumat (3/4/2026).

Dengan demikian, Pemkab Paser berinovasi melalui program unggulan, yakni Pasti Vokasi, Tuntaskan. Artinya, Paser Siap Tuntas melalui Inovasi Vokas, melalui sejumlah upaya pada sektor ketenagakerjaan.

Seperti, pelatihan pengamanan atau security garda pratama, mekanik alat berat, hingga pelatihan khusus bagi penyandang disabilitas, dan memberikan kemudahan perizinan NIB.

Kemudian, memberikan bantuan modal melalui Kredit Paser Tuntas bunga nol persen, hibah uang dan peralatan bagi pelaku usaha, pemanfaatan portal ketenagakerjaan Adhikara, dan sistem informasi pasar kerja untuk memudahkan akses informasi lowongan kerja.

“Rencananya, Pemkab Paser mengalokasikan sebesar Rp33,4 miliar dari APBD Paser pada tahun ini untuk menjalankan program itu,” sambungnya.

Ditujukan agar setiap lulusan pelatihan memiliki jaminan akses ke dunia kerja. Baik melalui pemagangan di perusahaan mitra seperti PT Petrosea Tbk dan Bank Kaltimtara, maupun penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri. 

“Seluruh program ketenagakerjaan ini selalu dimonitor secara ketat guna memastikan penyaluran tenaga kerja ke sektor-sektor produktif, dan tepat sasaran. Kami optimis dapat menurunkan angka pengangguran,” tuturnya. (Adv)