ASN Samarinda Bakal Terapkan WFH Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancarai di Balai Kota, Rabu (8/4/2026) malam. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancarai di Balai Kota, Rabu (8/4/2026) malam. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

ASN Samarinda Bakal Terapkan WFH Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancarai di Balai Kota, Rabu (8/4/2026) malam. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancarai di Balai Kota, Rabu (8/4/2026) malam. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

ASN Samarinda Bakal Terapkan WFH Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancarai di Balai Kota, Rabu (8/4/2026) malam. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA— Rencana penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dipastikan segera diberlakukan. 

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, telah memberikan persetujuan awal terhadap kebijakan tersebut yang rencananya akan mulai diterapkan pekan depan.

Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Kemendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ, dengan skema pelaksanaan WFH setiap hari Jumat. Meski demikian, rincian teknis terkait perangkat daerah yang menerapkan WFH maupun Work From Office (WFO) masih dalam tahap finalisasi.

“Kita masih menghitung OPD mana saja yang akan WFH dan WFO. Tapi kita sudah sepakat harinya hari Jumat, dan pelaksanaannya mulai minggu depan,” ujar Andi Harun saat ditemui di Balai Kota, Rabu (8/4/2026) malam. 

Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, Pemkot Samarinda tengah menyiapkan sistem pengawasan berbasis digital melalui dashboard monitoring. Sistem ini akan digunakan untuk memantau kinerja ASN sekaligus mengukur dampak kebijakan terhadap efisiensi energi.

“Kita sedang membuat dashboard monitoring, termasuk menghitung penghematan BBM sebelum dan sesudah WFH, pengurangan emisi, serta beban listrik,” jelasnya.

Menurut Andi Harun, terdapat tiga alasan utama penerapan WFH di Samarinda. Pertama, sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional terkait ketahanan energi. Kedua, untuk mendorong efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), baik pada kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi ASN. Ketiga, sebagai langkah konkret dalam menekan emisi.

“Ini bukan hanya soal pola kerja, tapi juga kontribusi terhadap penghematan energi dan pengurangan emisi,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Samarinda dalam mendukung agenda nasional sekaligus meningkatkan efisiensi operasional pemerintahan tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Rincian teknis pelaksanaan WFH, termasuk mekanisme pengawasan dan pembagian perangkat daerah, dijadwalkan akan diumumkan setelah pembahasan final pada Jumat mendatang. (Adv)