Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemkab PPU Klaim Harga Pangan Masih Stabil

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
SPBU di Jalan Provinsi Km 9, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
SPBU di Jalan Provinsi Km 9, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemkab PPU Klaim Harga Pangan Masih Stabil

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
SPBU di Jalan Provinsi Km 9, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
SPBU di Jalan Provinsi Km 9, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemkab PPU Klaim Harga Pangan Masih Stabil 

SPBU di Jalan Provinsi Km 9, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, PPU. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengklaim kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi tidak berdampak secara signifikan terhadap harga bahan kebutuhan pokok di Benuo Taka. 

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab PPU, Hadi Saputro mengatakan, harga bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional di Benuo Taka masih relatif stabil. Karena, kenaikan harga hanya terjadi pada BBM nonsubsidi.

Sedangkan BBM subsidi, khususnya pertalite dan solar tidak mengalami kenaikan. Pemerintah pusat telah menjamin bahwa BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan harga hingga akhir 2026.

“Harga pangan di PPU relatif stabil. Karena pendistribusian bahan pangan menggunakan BBM subsidi,” kata Hadi Saputro, Sabtu (25/4/2026). 

Meski harga pangan relatif stabil, kata Hadi Saputro, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) PPU tetap melakukan langkah antisipasi dengan memperkuat koordinasi dengan lintas sektoral. 

“Kami terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi terjadinya tekanan inflasi yang diakibatkan kenaikan harga BBM non subsidi,” ujarnya. 

Hadi Saputro menekankan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) PPU bersama instansi terkait lainnya terus melakukan monitoring perkembangan harga komoditas pangan maupun logistik lainnya. 

“Pemerintah daerah saat ini tengah merancang kebijakan ekonomi ketika terjadi gejolak harga,” pungkasnya.