Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin
BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai mempersiapkan langkah strategis menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 dengan rencana pembentukan Daerah Pemilihan (Dapil) khusus di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rencana ini mengemuka dalam kunjungan kerja KPU se-Indonesia ke kawasan IKN, Jumat (24/4/2026).
Kunjungan yang dihadiri Anggota KPU RI serta jajaran Ketua Divisi SDM dan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU dari seluruh Indonesia tersebut menjadi momentum awal memperkuat koordinasi lintas lembaga, khususnya dalam menyongsong kesiapan sistem kepemiluan di ibu kota baru.
Dalam audiensi tersebut, Otorita IKN memaparkan perkembangan pembangunan yang kini telah memasuki Tahap II dengan fokus pada pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif.
Tahapan ini dinilai krusial karena akan menjadi fondasi bagi aktivitas pemerintahan, termasuk penyelenggaraan pemilu di masa mendatang.
Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto menekankan pentingnya dukungan semua pihak dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat terkait pembangunan IKN.
"Pembangunan IKN adalah komitmen bersama bangsa Indonesia. Kami berharap dukungan untuk turut menyebarkan informasi yang benar dan konstruktif mengenai IKN," ujar Bimo dalam keterangan press release, Sabtu (25/4/2026).
Sementara Anggota KPU RI, Iffa Rosita menyampaikan, interaksi antara KPU dan Otorita IKN akan semakin intensif seiring dimulainya tahapan Pemilu 2029 pada 2027.
"Kami datang untuk mendukung pembangunan IKN. Ke depan, akan ada penataan dapil khusus di IKN. Akan ada pemilihan untuk DPD dan DPR, sehingga kami perlu memutakhirkan data pemilih di wilayah ini," ungkapnya.
Ia juga menambahkan, pembangunan infrastruktur kelembagaan KPU di IKN akan dilakukan seiring kesiapan wilayah tersebut sebagai pusat pemerintahan baru.
"Jika sudah siap, tentu akan dibangun juga kantor KPU di sini sebagai bagian dari kesiapan penyelenggaraan pemilu," tambahnya.
Selain melakukan audiensi, rombongan KPU turut meninjau sejumlah lokasi pembangunan di kawasan IKN, seperti Taman Kusuma Bangsa, kawasan glamping, kawasan PSSI, serta rumah susun ASN.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penanaman pohon bersama sebagai simbol dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan di IKN.
Kunjungan ini menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga kesiapan sistem demokrasi, termasuk penataan wilayah pemilihan dan data pemilih sebagai bagian penting dari tata kelola pemerintahan di masa depan.


