Pria Warga Samarinda Ditemukan Meninggal di Gazebo Jalan Soekarno Hatta Sangatta Utara, Diduga akibat Kelelahan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Antusias polisi saat mengangkat jenazah pria ke mobil Ambulans yang merupakan warga Samrinda. (Foto: Dok Polres Kutim)
Antusias polisi saat mengangkat jenazah pria ke mobil Ambulans yang merupakan warga Samrinda. (Foto: Dok Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pria Warga Samarinda Ditemukan Meninggal di Gazebo Jalan Soekarno Hatta Sangatta Utara, Diduga akibat Kelelahan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Antusias polisi saat mengangkat jenazah pria ke mobil Ambulans yang merupakan warga Samrinda. (Foto: Dok Polres Kutim)
Antusias polisi saat mengangkat jenazah pria ke mobil Ambulans yang merupakan warga Samrinda. (Foto: Dok Polres Kutim)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pria Warga Samarinda Ditemukan Meninggal di Gazebo Jalan Soekarno Hatta Sangatta Utara, Diduga akibat Kelelahan

Antusias polisi saat mengangkat jenazah pria ke mobil Ambulans yang merupakan warga Samrinda. (Foto: Dok Polres Kutim)

Reporter: Siswandi | Editor: Bambang Irawan 

SANGATTA – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Sangatta Utara, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 12.00 Wita. Korban diketahui bernama Asmin, warga Samarinda.

Penemuan jasad korban bermula dari laporan warga yang melihat pria tersebut dalam kondisi tidak bergerak di sebuah gazebo di samping bengkel Mitsubishi. Saat ditemukan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban sempat beristirahat usai mengantar barang ekspedisi. Korban juga disebut sempat mengonsumsi obat medis sebelum beristirahat.

Mendapat laporan tersebut, personel Samapta Polres Kutai Timur (Kutim) bersama anggota Polsek Sangatta Utara langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. 

Petugas kemudian melakukan identifikasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kudungga Sangatta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.

Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto menyampaikan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kelelahan. Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti,” ujarnya.

Polisi juga telah menghubungi pihak keluarga korban terkait penanganan selanjutnya. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung.