Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Bambang Irawan
BONTANG – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128. Di RT 26, Kampung Masdarling, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Minggu (26/4/2026), personel Satgas TMMD Kodim 0908/Bontang bersama warga bahu-membahu memasang bronjong kawat sebagai bagian penting pembangunan jembatan.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya percepatan infrastruktur yang tidak hanya mengandalkan tenaga aparat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. Sejak pagi, warga dan prajurit terlihat kompak menyusun bronjong berisi batu yang akan difungsikan sebagai penahan tanah sekaligus penguat pondasi jembatan.
Komandan Kodim 0908/Bontang, Letkol Inf Ardiansyah, menegaskan bahwa kekuatan utama program TMMD terletak pada sinergi antara TNI dan rakyat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan.
“TMMD bukan hanya soal membangun fisik, tetapi juga membangun kebersamaan. Ketika TNI dan masyarakat bersatu, pekerjaan menjadi lebih ringan dan hasilnya pun lebih maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut diharapkan segera rampung agar dapat dimanfaatkan sebagai akses penghubung antarwilayah yang lebih aman dan layak, terutama saat kondisi cuaca ekstrem.
Di sisi lain, warga setempat menyambut baik keterlibatan langsung TNI dalam pembangunan di lingkungan mereka. Martinus, salah satu warga, mengaku kehadiran program TMMD membawa dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Dulu akses di sini cukup sulit, apalagi saat hujan. Dengan adanya jembatan ini nanti, tentu akan sangat membantu aktivitas kami,” katanya.
Pembangunan bronjong kawat sendiri menjadi bagian krusial dalam memastikan kekuatan struktur jembatan. Selain menahan tanah dari potensi longsor, konstruksi ini juga mampu mengurangi risiko kerusakan akibat arus air yang deras.
Melalui kolaborasi yang solid antara TNI dan masyarakat, program TMMD ke-128 diharapkan tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong sebagai fondasi pembangunan di daerah.


