Pemkot Izinkan Kafe di Teras Samarinda, Aktivitas Perekonomian Menggeliat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pengunjung memadati kafe yang ada di kawasan Teras Samarinda,  Minggu (26/4/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Pengunjung memadati kafe yang ada di kawasan Teras Samarinda, Minggu (26/4/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkot Izinkan Kafe di Teras Samarinda, Aktivitas Perekonomian Menggeliat

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Pengunjung memadati kafe yang ada di kawasan Teras Samarinda,  Minggu (26/4/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Pengunjung memadati kafe yang ada di kawasan Teras Samarinda, Minggu (26/4/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Pemkot Izinkan Kafe di Teras Samarinda, Aktivitas Perekonomian Menggeliat 

Pengunjung memadati kafe yang ada di kawasan Teras Samarinda, Minggu (26/4/2026). (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Bambang Irawan 

SAMARINDA – Kawasan Teras Samarinda kini semakin hidup dengan hadirnya sejumlah kafe yang menjadi daya tarik baru bagi masyarakat untuk berkunjung, terutama pada sore hingga malam hari.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy, mengatakan bahwa pengelolaan kawasan saat ini masih diserahkan kepada pihak ketiga, yakni Varia Niaga, melalui skema kerja sama yang turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Selama ini kita serahkan ke Varia Niaga, ada perjanjian kerja sama termasuk kontribusinya ke PAD,” kata Marnabas.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah kota (pemkot) memperkenankan pembukaan kafe di kawasan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik wisata. Namun, penataan tetap menjadi perhatian agar tidak mengganggu fungsi utama kawasan, termasuk area parkir.

“Kafe kita perbolehkan, tapi kita jaga supaya tidak terlalu melebar karena ada parkir. Itu juga harus diatur agar tetap tertib dan menarik,” jelasnya.

Menurut Marnabas, kawasan Teras Samarinda harus terus menghadirkan inovasi agar tidak terkesan monoton. Ia menilai keberagaman fasilitas dan aktivitas menjadi kunci untuk menjaga minat pengunjung.

Seiring menjamurnya kafe di kawasan tersebut, Teras Samarinda kini tidak hanya menjadi ruang publik untuk bersantai, tetapi juga berkembang sebagai destinasi kuliner baru di Kota Tepian. 

Kehadiran kafe-kafe ini terbukti mampu menarik lebih banyak pengunjung, terutama pada sore hingga malam hari, sehingga meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Selain menambah daya tarik, ramainya pengunjung juga berdampak pada potensi peningkatan PAD, salah satunya melalui retribusi parkir. 

Dengan tingginya mobilitas kendaraan yang keluar-masuk kawasan Teras Samarinda, pemerintah melihat peluang optimalisasi pendapatan daerah dari sektor tersebut, selama pengelolaannya tetap tertib dan terintegrasi.

Selain itu, Pemkot juga berencana melakukan penataan lanjutan, termasuk mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada seperti musala, serta mengembangkan konsep visual kawasan agar memiliki daya tarik pemandangan, termasuk potensi menikmati matahari terbenam.

Terkait kekhawatiran bahwa keberadaan kafe akan mengganggu rencana pengembangan Teras Samarinda tahap berikutnya, Marnabas memastikan hal tersebut tidak akan menjadi kendala.

“Kalau nanti masuk tahap perencanaan lanjutan, kita akan kembalikan sesuai dengan desain awal,” pungkasnya.