Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan
BONTANG – Di tengah panasnya cuaca Desa Sebuntal, semangat kebersamaan justru semakin terasa. Personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0908/Bontang bersama warga bahu-membahu membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Pondok Pesantren DDI Marangkayu, Senin (27/4/2026).
Pembangunan yang kini memasuki tahap pemasangan batako itu bukan sekadar proyek fisik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar yang selama ini dinantikan para santri.
Di lokasi, personel TNI dan warga tampak kompak menyusun batako satu per satu. Tanpa sekat, mereka bekerja dalam ritme yang sama mengangkat, menyusun, dan merapikan dinding yang kelak menjadi fasilitas sanitasi layak bagi lingkungan pesantren.
Penanggung jawab lapangan, Pelda Fadli, menegaskan bahwa pembangunan MCK ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang sanitasi.
“Fasilitas ini nantinya sangat penting bagi para santri dan masyarakat sekitar. Kami berharap keberadaannya bisa meningkatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.
Namun, menurutnya, keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat. Keterlibatan warga sejak awal menjadi energi utama yang mempercepat progres pekerjaan di lapangan.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sendiri memang dirancang tidak hanya untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.
Melalui kerja bersama seperti ini, TMMD menjadi lebih dari sekadar program pembangunan. Ia menjelma menjadi ruang kebersamaan, tempat solidaritas tumbuh, dan harapan akan kehidupan yang lebih layak mulai dibangun dari susunan batako sederhana hingga manfaat besar yang akan dirasakan banyak orang.


