Kunjungi SLB Malinau, Robenson Tadem Soroti Fasilitas Selasar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kunjungan Pdt Robenson Tadem ke sarana pendidikan di Malinau. Fasilitas Selasar di SLB jadi perhatian. (Foto : Istimewa)
Kunjungan Pdt Robenson Tadem ke sarana pendidikan di Malinau. Fasilitas Selasar di SLB jadi perhatian. (Foto : Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kunjungi SLB Malinau, Robenson Tadem Soroti Fasilitas Selasar

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kunjungan Pdt Robenson Tadem ke sarana pendidikan di Malinau. Fasilitas Selasar di SLB jadi perhatian. (Foto : Istimewa)
Kunjungan Pdt Robenson Tadem ke sarana pendidikan di Malinau. Fasilitas Selasar di SLB jadi perhatian. (Foto : Istimewa)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Kunjungi SLB Malinau, Robenson Tadem Soroti Fasilitas Selasar

Kunjungan Pdt Robenson Tadem ke sarana pendidikan di Malinau. Fasilitas Selasar di SLB jadi perhatian. (Foto : Istimewa)

MALINAU – Fasilitas penunjang di Sekolah Luar Biasa (SLB) Malinau menjadi perhatian, khususnya pada bagian selasar atau pelindung panas di area tengah sekolah yang dinilai belum optimal.

Keberadaan selasar tersebut memiliki peran penting dalam menunjang kenyamanan aktivitas siswa, terutama bagi peserta didik berkebutuhan khusus yang membutuhkan lingkungan belajar yang aman dan ramah.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Pdt. Robenson Tadem, menilai peningkatan fasilitas tersebut perlu menjadi perhatian serius agar fungsinya dapat dimaksimalkan.

“Fasilitas seperti selasar ini sangat penting untuk menunjang kenyamanan siswa. Perlu ada perhatian agar fungsinya bisa lebih maksimal,” katanya, belum lama ini.

Ia menambahkan, perhatian terhadap sekolah luar biasa harus lebih spesifik karena kebutuhan siswanya berbeda dengan sekolah umum.

“Kita harus melihat dari sisi kebutuhan siswa di SLB. Mereka membutuhkan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan sarana penunjang tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga mendukung proses pembelajaran yang lebih inklusif.

“Kalau fasilitasnya memadai, tentu siswa akan lebih leluasa beraktivitas dan proses belajar bisa berjalan lebih baik,” tambahnya. (Adv)