Reporter: Lutfi Aziz | Editor: Bambang Irawan
BONTANG – Upaya pencegahan maraknya judi online dan penyalahgunaan narkoba kini menyasar langsung kalangan pelajar. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0908/Bontang menggelar penyuluhan yang menempatkan generasi muda sebagai garda terdepan dalam menangkal dua ancaman tersebut, Selasa (28/4/2026).
Berbeda dari sekadar sosialisasi biasa, kegiatan yang berlangsung di Lamin Makodim 0908/Bontang ini mendorong pelajar untuk tidak hanya memahami bahaya, tetapi juga berperan aktif menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Kanit Dalmas Polres Bontang, Aipda Brian Rui, yang hadir sebagai narasumber, menekankan bahwa judi online dan narkoba bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga ancaman nyata bagi masa depan generasi muda.
“Anak-anak muda harus sadar, dampaknya bukan hanya sesaat. Ini bisa merusak masa depan, menghancurkan keluarga, bahkan menghilangkan peluang meraih cita-cita,” tegasnya di hadapan peserta.
Ia juga mengingatkan bahwa kemudahan akses teknologi saat ini menjadi tantangan tersendiri. Judi online, misalnya, dapat dengan mudah diakses melalui gawai pribadi, sehingga diperlukan kesadaran dan kontrol diri yang kuat dari para pelajar.
Para siswa SMA yang hadir dari berbagai sekolah di Kota Bontang tampak aktif terlibat dalam diskusi. Sejumlah pertanyaan kritis muncul, mulai dari cara menghindari pengaruh lingkungan negatif hingga langkah yang dapat dilakukan jika menemukan indikasi penyalahgunaan di sekitar mereka.
Menariknya, penyuluhan ini juga menekankan pentingnya keberanian pelajar untuk saling mengingatkan. Lingkungan pertemanan dinilai memiliki peran besar dalam membentuk perilaku remaja.
“Jangan takut untuk saling mengingatkan. Kalian bisa jadi penyelamat bagi teman sendiri,” tambah Brian.
Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran non-fisik TMMD yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter dan kualitas sumber daya manusia.
Melalui pendekatan ini, sinergi TNI dan Polri tidak hanya terlihat dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membentuk generasi muda yang tangguh, sadar hukum, dan mampu menghadapi tantangan era digital.
Dengan bekal pemahaman yang diberikan, para pelajar diharapkan tidak lagi menjadi target empuk, melainkan justru menjadi benteng pertama dalam memutus rantai penyebaran judi online dan narkoba di lingkungan mereka.


