Sekretaris LBN Kukar Desak Ketua KNPI Mundur, Ini Tanggapan Rian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sekretaris LBN Kukar Desak Ketua KNPI Mundur, Ini Tanggapan Rian

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)
Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Sekretaris LBN Kukar Desak Ketua KNPI Mundur, Ini Tanggapan Rian

Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra. (Foto: Aswin/Pusaranmedia.com)

Reporter: Aswin | Editor: Bambang Irawan

TENGGARONG - Kritik keras dilontarkan Sekretaris DPC Laskar Borneo Nusantara (LBN) Kutai Kartanegara, Agus Setiawan, terhadap kepemimpinan Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Syahputra. 

Agus menilai kepemimpinan saat ini gagal memperjuangkan aspirasi pemuda dan mendesak agar segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Kritik tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial terkait alokasi anggaran KNPI Kukar dalam APBD 2026 yang disebut hanya sebesar Rp200 juta. Bahkan, angka tersebut disebut masih belum pasti atau “di awang-awang”.

Menurut Agus, nilai itu sangat timpang dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang mencapai Rp3 miliar melalui Program Kreativitas dan Inovasi Pemuda (Porkir) pada masa almarhum Junaidi, yang disebut telah dipertanggungjawabkan penggunaannya.

“Prestasi apa yang sudah dicapai kepemimpinan ini dalam membela aspirasi pemuda Kukar? Nol besar, tidak ada kemajuan signifikan, yang ada hanya keluhan basi di media,” ujar Agus Setiawan.

Agus yang juga aktif di Lembaga Bantuan Hukum Jembatan Keadilan Nusantara menegaskan, jika pimpinan KNPI merasa tidak lagi mampu menjalankan organisasi, maka sebaiknya mengambil langkah terhormat dengan mundur dari jabatan.

“Kalau sudah tidak sanggup memimpin organisasi induk kepemudaan, mundurlah segera dari jabatan Ketua DPD KNPI Kukar. Pemuda Kukar layak dipimpin oleh sosok petarung sejati, bukan pemimpin yang hanya bisa meratap,” tegasnya.

Menanggapi kritik tersebut, Ketua DPD KNPI Kukar, Rian Tri Saputra, menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program kepemudaan meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Ia menjelaskan, minimnya dukungan anggaran dari pemerintah daerah merupakan dampak kebijakan efisiensi yang terjadi secara nasional. Namun demikian, hal itu tidak menjadi penghalang bagi KNPI Kukar untuk tetap berkontribusi.

“Kalaupun tidak ada anggaran, kami tidak merana. Artinya kami tetap bersemangat. Terbukti sudah ada kegiatan program rutin yang kami laksanakan,” ujarnya.

Rian mengungkapkan, selama lebih dari satu tahun terakhir, KNPI Kukar telah menjalankan program les bahasa Inggris gratis bagi ratusan pelajar di Tenggarong. Saat ini, jumlah peserta bahkan telah mencapai lebih dari 400 siswa, meski program tersebut tidak bersumber dari APBD.

Selain itu, KNPI Kukar juga memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas dengan memfasilitasi penggunaan gedung organisasi sebagai tempat kegiatan belajar-mengajar. Fasilitas tersebut dimanfaatkan oleh sekolah luar biasa (SLB) swasta yang sebelumnya harus menyewa rumah warga selama puluhan tahun.

“Sekian puluh tahun mereka ngontrak, akhirnya kami fasilitasi dengan menggunakan gedung KNPI Kukar. Itu bentuk kepedulian kami,” ungkapnya.

Tak hanya itu, KNPI Kukar juga menggelar berbagai program lain, seperti pelatihan budidaya jamur, pelatihan sekuriti gratis bagi pemuda, hingga kegiatan olahraga dan kesenian yang melibatkan masyarakat luas.

Meski demikian, Rian mengakui bahwa program-program tersebut masih belum berjalan maksimal. Ia pun mengajak semua pihak untuk turut mendukung pengembangan kepemudaan di Kukar, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran.

“Pada prinsipnya, ada atau tidak ada anggaran, kami tetap berjalan. Kami memahami situasi efisiensi anggaran yang saat ini terjadi di pemerintah,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Rian juga menyampaikan apresiasi terhadap kritik yang disampaikan.

“Terima kasih, kami apresiasi kritik dan sarannya. Semoga KNPI Kukar ke depan lebih baik lagi,” pungkasnya.