Reporter: Adi Kade | Editor: Bambang Irawan
PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor memastikan program Kartu Penajam Cerdas (KPC) tetap dijalankan di tahun anggaran 2026. Bantuan pendidikan bagi siswa baru tahun ajaran 2026/2027 telah masuk dalam prioritas pemerintah daerah.
“Program Kartu Penajam Cerdas tetap dilanjutkan di tahun ini,” kata Mudyat, Rabu (29/4/2026).
Mudyat mengatakan, besaran bantuan pendidikan untuk siswa baru di tahun ini tidak mengalami perubahan atau tetap sama dengan tahun sebelumnya yakni Rp600 ribu per siswa.
“Saldo yang ada dalam Kartu Penajam Cerdas untuk siswa baru tingkat SD dan SMP tetap Rp600 ribu,” ujarnya.
Bantuan pendidikan yang dialokasikan pemerintah daerah di APBD 2026 memprioritaskan sekolah yang ada di bawah naungan Pemkab PPU. Namun, pemerintah daerah tetap membuka peluang memberikan bantuan pendidikan bagi sekolah yang ada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
“Kalau anggaran daerah sudah stabil, tidak menutup kemungkinan siswa baru di seluruh satuan pendidikan akan dicover Kartu Penajam Cerdas,” terangnya.
Mudyat menekankan, pemerintah daerah mencetuskan program KPC untuk meringankan beban biaya pendidikan masyarakat Benuo Taka, khususnya siswa baru.
Salah sebesar Rp600 ribu yang ada dalam Kartu Penajam Cerdas diperuntukkan biaya seragam sekolah, sepatu, tas dan keperluan pendidikan lainnya.
“Tahun ini, pemerintah daerah berencana merealisasikan Kartu Penajam Cerdas setelah penerimaan siswa baru,” pungkasnya.


