Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin
SAMARINDA - Anggota Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP) Kaltim, Decky Samuel menilai Program Gratispol memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas.
Menurut Decky, sebelum adanya program tersebut, kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan bantuan masih sangat terbatas. Contohnya dari sekitar 100 mahasiswa yang diajukan, hanya sekitar 20 persen yang berhasil lolos mendapatkan bantuan.
“Sekarang melalui Program Gratispol Pendidikan, syaratnya cukup sederhana, yakni hanya dengan memiliki KTP Kaltim. Ini tentu membuka peluang yang jauh lebih besar bagi generasi muda di daerah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, kemudahan persyaratan tersebut menjadi salah satu faktor utama meningkatnya akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi di Kaltim.
Tak hanya di sektor pendidikan, kata dia, Program Gratispol juga mencakup berbagai layanan lain yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya layanan kesehatan gratis, akses internet gratis, hingga program umrah bagi marbot masjid.
Decky menilai, kebijakan tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat.
“Ini menunjukkan adanya komitmen pemimpin daerah dalam menghadirkan kebijakan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Program Gratispol sendiri menjadi salah satu program unggulan Pemprov Kaltim dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia di daerah. (Adv)



