Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto menegaskan agar pemerintah daerah tidak mengabaikan kebutuhan pemeliharaan infrastruktur di tengah efisiensi anggaran.
Menurutnya, efisiensi anggaran tetap penting, namun jangan sampai berdampak pada rusaknya aset daerah bernilai besar.
Ia menyoroti kondisi sejumlah jembatan di Berau yang dinilai membutuhkan perhatian serius, terutama Jembatan Segah yang selama ini terus diusulkan untuk diperbaiki, tapi hingga kini belum terealisasi secara maksimal.
Menurut Dedy, langkah penghematan anggaran tidak seharusnya dilakukan dengan menunda perawatan fasilitas vital. Sebab, biaya pemeliharaan jauh lebih kecil dibanding kerugian yang harus ditanggung daerah apabila aset tersebut mengalami kerusakan total.
“Jangan sampai aset bernilai ratusan miliar rupiah justru hilang hanya karena kita enggan mengalokasikan dana perawatan,” ujarnya.
Dedy mengatakan, usulan perbaikan Jembatan Segah bukan hal baru. Permintaan itu sudah disampaikan sejak beberapa tahun terakhir, sehingga ia menilai sudah saatnya pemerintah menjadikan proyek tersebut sebagai prioritas pembangunan.
“Ini sudah lama diperjuangkan. Harus benar-benar dikawal agar masuk skala prioritas, meski kondisi anggaran saat ini cukup menantang,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat lebih cermat menentukan prioritas belanja dengan menempatkan penyelamatan aset strategis sebagai kebutuhan mendesak.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya soal proyek baru, tetapi juga menjaga infrastruktur yang sudah ada agar tetap berfungsi dan memberi manfaat bagi masyarakat. (Adv)



