Reporter: Nur Hidayah | Editor: Bambang Irawan
TANJUNG REDEB - Kinerja sektor perbankan di Kabupaten Berau mendapat perhatian serius dari DPRD. Ketua Komisi II, Rudi Mangunsong, angkat bicara terkait dugaan praktik tidak wajar yang melibatkan oknum pegawai bank dan dinilai berdampak luas, baik bagi nasabah maupun internal karyawan.
Menurutnya, perbankan seharusnya menjadi penopang utama bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang menggantungkan modal dari akses kredit.
Namun, kondisi di lapangan justru menunjukkan adanya hambatan yang diduga berasal dari perilaku tidak profesional oknum tertentu.
Ia menilai, masyarakat yang berharap mendapatkan dukungan pembiayaan justru berpotensi dirugikan. Padahal, peran bank sangat krusial dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
“Jangan sampai kepercayaan masyarakat rusak hanya karena ulah segelintir orang di dalam sistem,” ujarnya.
Tak hanya nasabah, Rudi juga menyoroti dampak yang dirasakan oleh karyawan lain yang tidak terlibat. Ia mengungkap adanya informasi terkait pemotongan hak pegawai seperti insentif dan bonus, yang diduga digunakan untuk menutup kerugian besar akibat ulah oknum tersebut.
Kondisi ini dinilai tidak adil, karena pegawai yang bekerja dengan baik justru ikut menanggung konsekuensi. Ia pun meminta pihak manajemen bank untuk bersikap transparan dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Lebih lanjut, Rudi mengkritisi sistem pengawasan internal perbankan. Ia menyebut, selama ini bank dikenal sangat ketat dalam menyeleksi calon nasabah, namun justru dinilai lengah dalam mengawasi internal pegawai.
“Pengawasan tidak boleh hanya ke luar, tapi juga ke dalam. Rekrutmen dan pembinaan pegawai harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.
Ia berharap persoalan ini segera ditangani secara serius agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas. Menurutnya, menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan merupakan hal penting, terutama bagi masyarakat yang sedang berjuang mengembangkan usaha di Berau. (Adv)



