Dari Nunukan ke Malaysia, Regan Coklat  Binaan PLN Melalui Rumah BUMN Tembus  Ajang SIFEX 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Stand regan coklat milik Rica dalam ajang SIFEX 2026 di Sabah International Convention Centre, Malaysia, pada 24-26 April 2026. (Foto: PLN UID Kaltimra)
Stand regan coklat milik Rica dalam ajang SIFEX 2026 di Sabah International Convention Centre, Malaysia, pada 24-26 April 2026. (Foto: PLN UID Kaltimra)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dari Nunukan ke Malaysia, Regan Coklat  Binaan PLN Melalui Rumah BUMN Tembus  Ajang SIFEX 2026

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Stand regan coklat milik Rica dalam ajang SIFEX 2026 di Sabah International Convention Centre, Malaysia, pada 24-26 April 2026. (Foto: PLN UID Kaltimra)
Stand regan coklat milik Rica dalam ajang SIFEX 2026 di Sabah International Convention Centre, Malaysia, pada 24-26 April 2026. (Foto: PLN UID Kaltimra)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dari Nunukan ke Malaysia, Regan Coklat  Binaan PLN Melalui Rumah BUMN Tembus  Ajang SIFEX 2026

Stand regan coklat milik Rica dalam ajang SIFEX 2026 di Sabah International Convention Centre, Malaysia, pada 24-26 April 2026. (Foto: PLN UID Kaltimra)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Bambang Irawan

BALIKPAPAN - Perjalanan usaha kecil menuju panggung internasional kini mulai dirasakan pelaku UMKM asal Nunukan, Rica Fatmawati. 

Melalui brand Regan Coklat, ia berhasil membawa produk olahan cokelat khasnya tampil dalam ajang Sabah International Food Expo (SIFEX) 2026 di Sabah International Convention Centre, Malaysia, pada 24-26 April 2026.

Bagi Rica, keikutsertaan dalam pameran internasional tersebut bukan sekadar ajang promosi, melainkan momentum penting untuk menguji daya saing produk lokal di pasar global.

"Ini kali kedua saya mengikuti SIFEX, dan setiap kesempatan selalu membuka wawasan baru. Kami bisa melihat langsung minat pasar internasional dan mendapatkan masukan untuk pengembangan produk. Dukungan PLN melalui Rumah BUMN sangat membantu kami untuk terus berkembang dan lebih percaya diri," ucap Rica dalam keterangan press release, Kamis (30/4/2026).

Didampingi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) melalui Rumah BUMN Nunukan, Rica bersama UMKM lainnya seperti Alya Cooking dan Cahaya Madinah berhasil menarik perhatian pengunjung. 

Produk-produk yang ditampilkan mengusung cita rasa lokal dengan sentuhan inovasi, sehingga mampu bersaing di tengah produk internasional.

Partisipasi tersebut juga berdampak langsung pada penjualan. Selama tiga hari pelaksanaan, produk-produk UMKM asal Nunukan mencatatkan total transaksi lebih dari Rp12 juta.

"Alhamdulillah, respons pengunjung sangat baik. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas produk agar bisa menembus pasar yang lebih luas," tambahnya.

Perkembangan usaha Regan Coklat pun menunjukkan tren positif. Saat ini, usaha yang dirintis Rica mampu mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp12,5 juta per bulan, dengan keuntungan bersih mencapai Rp5,34 juta.

Tak hanya berdampak pada usaha, keberhasilan tersebut juga membawa kebahagiaan bagi keluarganya. 

Dari hasil usahanya, Rica bahkan mampu memberangkatkan orang tuanya untuk menunaikan ibadah umroh.

"Bagi saya, ini bukan hanya soal bisnis. Saya bersyukur usaha ini bisa membawa kebahagiaan untuk keluarga, termasuk memberangkatkan orang tua umroh," ungkapnya.

Sementara General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli menegaskan bahwa keberhasilan UMKM binaan menembus pasar internasional menjadi bukti nyata efektivitas program pemberdayaan yang dijalankan.

"Kami melihat bagaimana UMKM binaan dapat berkembang dari skala lokal hingga mampu tampil di panggung internasional. Ini menjadi bukti bahwa dengan pendampingan yang tepat, produk lokal memiliki potensi besar untuk bersaing secara global," ujarnya.

Ia menambahkan, PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat melalui program pembinaan UMKM.

"Melalui Rumah BUMN, PLN menghadirkan pembinaan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kualitas produk, pemasaran digital, hingga membuka akses pasar yang lebih luas. Harapannya, UMKM dapat terus naik kelas dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Dari Nunukan menuju Malaysia, langkah kecil yang dimulai dari dapur rumahan kini membuka jalan lebih besar ke pasar global. 

Kisah Rica menjadi gambaran bahwa dengan pendampingan yang tepat dan semangat berinovasi, UMKM lokal mampu bersaing dan membawa nama daerah ke kancah internasional. (Adv)