Reporter : Muhammad Luthfi | Editor : Buniyamin
TANA PASER - Sejumlah warga Desa Maruat, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser berhasil mengolah makanan berbahan dasar rumput laut dan dipasarkan hingga ke luar daerah.
Tak hanya bahan mentah, warga Desa Maruat juga berhasil membuat 14 jenis produk olahan rumput laut. Seperti kerupuk, amplang, dodol, sirup, es krim, kue kering dan berbagai jenis cemilan lainnya.
Capaian ini bisa dikatakan tidak terlepas dari upaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Paser yang telah melakukan pelatihan pengolahan rumput laut yang diikuti 16 peserta di desa tersebut.
Pasca pelatihan tersebut Disnakertrans Paser fokus pendampingan secara berkelanjutan. Mulai dari pembentukan kelompok usaha hingga marketing secara offline maupun online.
“Hasilnya baik, olahan makanan dari bahan dasar rumput laut yang diproduksi warga Desa Maruat mulai dipasarkan hingga ke Kota Balikpapan,” kata Kepala Disnakertrans Paser Rizky Noviar, Jumat (1/5/2026).
Kedepan, kata dia, akan akan memberikan pelatihan digital marketing agar produk olahan rumput laut ini memiliki daya saing dan jangkauan pasar yang lebih luas.
Disamping itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser juga membuka peluang dukungan melalui program Kredit Paser Tuntas dengan bunga nol persen maupun skema CSR untuk pengadaan peralatan produksi.
Pengolahan rumput laut dapat menjadi ikon untuk Paser sekaligus mendukung sektor pariwisata. Pengunjung dapat melihat langsung proses produksi dan membeli produk sebagai oleh-oleh khas daerah.
“Semoga pengolahan rumput laut ini bisa lebih berkembang lagi dan mampu menjadi ikon yang memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Paser,” tandasnya.


