Dinas Perikanan PPU Berencana Bangkitkan Kembali Budidaya Rumput Laut Cottoni

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dinas Perikanan PPU Berencana Bangkitkan Kembali Budidaya Rumput Laut Cottoni

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).
Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Dinas Perikanan PPU Berencana Bangkitkan Kembali Budidaya Rumput Laut Cottoni 

Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto. (Foto: Adi Kade/Pusaranmedia.com).

Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin 

PENAJAM - Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana membangkitkan kembali budidaya rumput laut jenis eucheuma cottoni. 

Sebab beberapa tahun lalu, budidaya rumput laut jenis cottoni di PPU sempat berjaya terutama wilayah Desa Sesulu dan Desa Api-Api, Kecamatan Waru. 

Namun budidaya rumput laut jenis cottoni lambat laun mulai ditinggalkan masyarakat karena adanya penurunan harga dan kesulitan mendapatkan bibit unggul. 

“Kami berencana membangkitkan kembali budidaya rumput laut jenis cottoni, beberapa tahun lalu sempat marak dibudidayakan oleh masyarakat pesisir,” kata Kepala Dinas Perikanan PPU, Andi Trasodiharto, Sabtu (2/5/2026). 

Ia mengungkapkan, Benuo Taka memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan budidaya rumput laut jenis cottoni dengan garis pantai sepanjang 272 Kilometer (Km). 

Sebagai langkah awal, Dinas Perikanan berencana memulai pengembangan budidaya rumput laut jenis cottoni di wilayah yang pernah menjadi pusat budidaya rumput laut jenis cottoni. 

“Beberapa tahun yang lalu Desa Api-Api dan Desa Sesulu pernah menjadi sentra budidaya rumput laut jenis cottoni, di wilayah ini akan kami mulai bangkitkan kembali,” ujarnya. 

Dinas Perikanan PPU berencana menjalin kerja sama dengan kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) yang mengembangkan budidaya rumput laut jenis cottoni. 

“Kendala yang dialami saat ini adalah persoalan bibit unggul. Kita akan bekerja sama dengan kabupaten/kota lain yang punya pengembangan bibit rumput laut jenis cottoni,” terangnya. 

Andi Traso mengungkapkan, Dinas Perikanan berencana menjadikan PPU kembali menjadi pusat produksi rumput laut jenis cottoni.

Sebab, saat ini budidaya rumput laut jenis gracilaria telah marak dibudidayakan di tambak-tambak tradisional milik warga. 

“Rumput laut jenis gracilaria memiliki potensi yang cukup besar, produksinya mencapai 9.000 ton per tahun. Kami juga ingin membangkitkan kembali budidaya rumput laut jenis cottoni,” pungkasnya.