Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin
BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang terus mendorong para pelaku usaha pariwisata, khususnya pemandu wisata (tour guide) untuk segera mengantongi izin usaha resmi.
Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi menegaskan, hingga kini masih banyak pemandu wisata di Bontang yang belum memiliki legalitas usaha.
Padahal keberadaan izin resmi menjadi salah satu faktor penting dalam pengelolaan sektor pariwisata yang profesional dan berkelanjutan.
“Izin usaha bisa dibuat melalui DPMPTSP. Kami mendorong seluruh pelaku, terutama tour guide, agar segera mengurus legalitasnya,” ujar Eko, Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, kepemilikan izin usaha tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pemasukan daerah melalui retribusi.
Dengan terdaftarnya usaha secara resmi, pemerintah memiliki basis data yang jelas terkait pelaku usaha aktif di sektor pariwisata.
“Melalui usaha resmi yang terdaftar tersebut akan berpengaruh terhadap sumbangsih retribusi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eko menambahkan bahwa legalitas usaha juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dengan dokumen resmi, para tour guide dapat mengakses berbagai fasilitas pendukung, seperti pengajuan kredit usaha hingga peningkatan kompetensi melalui pelatihan.
“Paling tidak dengan adanya izin usaha, mereka bisa gunakan untuk mengajukan kredit usaha, peningkatan kompetensi yang lebih tinggi, memiliki data pelaku yang aktif, dan tentu ada retribusi yang akan didapat oleh pemerintah sehingga dapat meningkatkan PAD,” imbuhnya.
Sebagai salah satu daerah dengan potensi wisata yang cukup menjanjikan, Bontang memiliki sejumlah destinasi unggulan yang selama ini menjadi daya tarik wisatawan. Di antaranya Pulau Beras Basah, Kampung Wisata Bontang Kuala, serta Bontang Mangrove Park.
Keberadaan destinasi tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD, khususnya jika didukung oleh pengelolaan yang profesional dan terintegrasi, termasuk dari sisi legalitas pelaku usaha.
Dengan dorongan ini, Pemkot Bontang berharap sektor pariwisata tidak hanya berkembang dari sisi kunjungan wisatawan, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah serta masyarakat setempat.


