Banner ADV

DPRD Balikpapan Masuk Masa Sidang III, Fokus Bahas Perubahan APBD 2026 dan Isu Krusial Daerah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Budiono. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Budiono. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPRD Balikpapan Masuk Masa Sidang III, Fokus Bahas Perubahan APBD 2026 dan Isu Krusial Daerah

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Budiono. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)
Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Budiono. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Banner ADV

DPRD Balikpapan Masuk Masa Sidang III, Fokus Bahas Perubahan APBD 2026 dan Isu Krusial Daerah

Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Budiono. (Foto: Achmad Fadillah/Pusaranmedia.com)

Reporter: Achmad Fadillah | Editor: Buniyamin

BALIKPAPAN - DPRD Balikpapan resmi menutup masa sidang I sekaligus membuka masa sidang III 2025/2026 dalam rapat paripurna yang digelar di ruang rapat gabungan, Senin (4/5/2026). 

Momentum ini menjadi penanda dimulainya kembali agenda-agenda strategis legislatif, dengan fokus utama pada pembahasan perubahan anggaran dan sejumlah isu krusial daerah.

Wakil Ketua III DPRD Balikpapan, Budiono mengaku dalam satu tahun kerja, DPRD membagi masa sidang menjadi tiga periode, masing-masing berlangsung selama empat bulan dan ditutup dengan kegiatan reses.

"Di DPRD itu masa sidangnya dibagi menjadi tiga. Setiap masa sidang empat bulan dan biasanya diakhiri dengan reses. Hari ini kita sudah memasuki masa sidang III tahun 2025-2026," ucap Budiono.

Ia menegaskan, agenda paling krusial dalam masa sidang kali ini adalah pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk perubahan APBD 2026. 

Pembahasan ini menjadi pintu awal dalam menentukan arah kebijakan anggaran daerah di sisa tahun berjalan.

"Terpenting di masa sidang ini adalah pembahasan KUA-PPAS perubahan APBD 2026. Itu menjadi agenda utama," tegasnya.

Budiono mengungkapkan, tahapan pembahasan akan diawali dengan rapat kerja mitra komisi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kemudian dilanjutkan ke pembahasan di Badan Anggaran (Banggar) DPRD hingga tahap penetapan perubahan APBD. 

Jadwal pembahasan diperkirakan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026. Selain agenda anggaran, DPRD juga tetap menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan melalui berbagai kegiatan seperti reses, dialog warga, serta sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). 

Seluruh agenda tersebut telah disepakati dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) sebelumnya. "Ada reses, dialog warga, dan sosialisasi raperda. Itu semua sudah disepakati di Banmus dan akan dilaksanakan di masa sidang ini," jelasnya.

Menurutnya, kombinasi antara pembahasan anggaran dan penyerapan aspirasi masyarakat menjadi kunci penting dalam memastikan kebijakan yang dihasilkan DPRD benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Ia juga menyinggung bahwa sejumlah isu krusial daerah akan ikut dibahas seiring dengan pembahasan perubahan anggaran, meski tidak dirinci secara spesifik. 

Namun, ia memastikan DPRD akan memprioritaskan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan dimulainya masa sidang III, DPRD Balikpapan diharapkan mampu mengakselerasi kinerja legislatif, terutama dalam memastikan proses perubahan APBD berjalan tepat waktu dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

"Intinya, di masa sidang ini kita fokus pada pembahasan anggaran perubahan dan isu-isu penting yang sudah menjadi agenda DPRD," pungkasnya. (Adv)