Reporter : Nur Hidayah | Editor : Buniyamin
TANJUNG REDEB - Suksesnya gelaran lari yang mampu menyedot ratusan hingga ribuan peserta membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mulai melirik konsep sport tourism sebagai strategi baru dalam mendorong sektor pariwisata.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa, menilai bahwa kegiatan olahraga seperti event lari bukan sekadar ajang kebugaran, tetapi juga memiliki daya tarik besar untuk mengangkat potensi daerah.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan sebelumnya menjadi bukti bahwa konsep ini diminati berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Menurutnya, ke depan event serupa tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga bisa dikembangkan di kawasan pesisir dan destinasi wisata unggulan. Beberapa lokasi yang dinilai potensial di antaranya Biduk-Biduk, Tanjung Batu, hingga Pulau Maratua.
Kawasan tersebut dinilai memiliki keindahan alam yang mampu memberikan pengalaman berbeda bagi peserta.
“Kalau daerahnya siap, ini bisa jadi event besar. Tidak hanya olahraga, tapi juga menjadi sarana promosi wisata,” ujarnya.
Ia mengatakan konsep sport tourism menggabungkan aktivitas olahraga dengan eksplorasi destinasi wisata. Dengan demikian, peserta tidak hanya datang untuk berkompetisi, tetapi juga menikmati keindahan alam, budaya lokal, serta memperpanjang masa tinggal mereka di Berau.
Selain itu, event semacam ini juga dinilai mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Kehadiran peserta dari luar daerah akan mendorong sektor UMKM, perhotelan, hingga jasa transportasi.
Ke depan, Disbudpar Berau berencana mengemas event ini menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan profesional. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan mengundang peserta dari luar daerah hingga tingkat nasional.
“Kita ingin event ini naik kelas. Hadiahnya kita tingkatkan, pesertanya kita perluas, dan tentu kemasannya lebih menarik agar Berau semakin dikenal,” tambahnya.
Dengan langkah tersebut, Berau tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata bahari, tetapi juga sebagai daerah yang aktif mengembangkan event-event kreatif berbasis olahraga dan pariwisata.


