BEM KM Unmul Luncurkan Flyer Tantangan Debat, Pemprov Kaltim Bantah Keterlibatan Gubernur

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Flyer Tantangan Debat dari mahasiswa Unmul vs Gubernur Kaltim dibantah oleh Pemprov Kaltim. (Foto: BEM KM Unmul).
Flyer Tantangan Debat dari mahasiswa Unmul vs Gubernur Kaltim dibantah oleh Pemprov Kaltim. (Foto: BEM KM Unmul).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

BEM KM Unmul Luncurkan Flyer Tantangan Debat, Pemprov Kaltim Bantah Keterlibatan Gubernur

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
1 menit baca
Flyer Tantangan Debat dari mahasiswa Unmul vs Gubernur Kaltim dibantah oleh Pemprov Kaltim. (Foto: BEM KM Unmul).
Flyer Tantangan Debat dari mahasiswa Unmul vs Gubernur Kaltim dibantah oleh Pemprov Kaltim. (Foto: BEM KM Unmul).

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

BEM KM Unmul Luncurkan Flyer Tantangan Debat, Pemprov Kaltim Bantah Keterlibatan Gubernur

Flyer Tantangan Debat dari mahasiswa Unmul vs Gubernur Kaltim dibantah oleh Pemprov Kaltim. (Foto: BEM KM Unmul).

Reporter : Herdiansyah l Editor : Buniyamin 

SAMARINDA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Mulawarman (Unmul) meluncurkan flyer tantangan debat antara Gubernur Kaltim dan Ketua BEM KM Unmul. 

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Teras Samarinda pada Rabu (6/5/2026) dalam rangka memperingati Hari Buruh dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Namun beredarnya flyer yang mencantumkan nama Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud memicu klarifikasi dari pihak Pemerintah Pemprov Kaltim.

Dalam flyer tersebut, seolah-olah Gubernur telah mengonfirmasi kehadirannya dalam agenda debat tersebut.

Kadiskominfo Kaltim, Muhammad Faisal menegaskan informasi dalam flyer tersebut tidak benar.

Ia menyebut ajakan debat yang mengatasnamakan Gubernur Kaltim dibuat tanpa konfirmasi kepada Pemprov maupun gubernur secara langsung.

“Flyer itu tidak benar dan tidak pernah dikonfirmasi kepada kami,” singkatnya. 

Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini Gubernur Kaltim belum menerima undangan resmi ataupun memberikan konfirmasi kehadiran terkait kegiatan debat sebagaimana yang tercantum dalam flyer yang beredar di media sosial.