Reporter: Muhammad Luthfi | Editor: Bambang Irawan
TANA PASER - Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) Kabupaten Paser kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif, di Aula Kantor Kecamatan Long Ikis, Rabu (6/5/2026)
Ketua Bawaslu Paser Nur Khamid mengatakan, kegiatan itu bertajuk merawat demokrasi menuju pemilu 2029. Diikuti 120 pelajar dan pemuda Kecamatan Long Ikis.
“Kehadiran pemuda pemudi di Long Ikis hari ini adalah pertanda arah kemajuan demokrasi 2029 mendatang” kata Khamid.
Dalam kegiatan itu, hadir Komisioner Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Daini Rahmat sebagai narasumber utama, Ahmad Hartono dari Kesbangpol Paser, dan Komisioner Bawaslu Paser Fauzan.
Daini Rahmat menyampaikan peran partisipatif generasi muda sangat penting untuk mencegah terjadinya konflik, serta mampu menghadirkan pemilu yang berintegritas.
Dengan memperkuat partisipasi generasi muda, akta dia, mampu meningkatkan kualitas demokrasi hingga membentuk kesadaran politik dikalangan masyarakat.
"Perkuat partisipatif, mampu meminimalisir persoalan manipulasi suara, hilangnya hak pilih, money politik, bahkan konflik antar calon dapat dihindari,” tuturnya.
Fauzan menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi menuju pemilu 2029.
Dengan ruang dialog yang terbuka, masyarakat tidak hanya menjadi objek pemilih, tetapi subjek yang paham hak, kritis terhadap informasi, dan berani menyuarakan aspirasi.
Semoga kolaborasi antara penyelenggara, pemerintah, dan komunitas mampu melahirkan pemilih cerdas yang menolak politik uang, hoaks, dan polarisasi.
“Sehingga Pemilu 2029 berjalan jujur, adil, dan benar-benar mencerminkan kehendak rakyat untuk Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.


