Reporter : Lutfi Aziz | Editor : Buniyamin
BONTANG - Program Smartani Goes To School resmi diluncurkan di SDN 009 Bontang Utara sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan dan ketahanan pangan sejak usia dini di tengah ancaman berkurangnya cadangan air tanah di Kota Bontang, Kamis (7/5).
Peluncuran program tersebut dihadiri Wakil Wali Kota, Agus Haris bersama Kepala DKP3 Bontang, Achmad Aznem, jajaran pemerintah hingga pihak sekolah.
Dalam sambutannya, Agus Haris menyoroti kondisi geografis Bontang yang mulai mengalami kekurangan cadangan air tanah.
Menurutnya, gerakan menanam yang dilakukan melalui program tersebut menjadi langkah penting untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
“Tanaman apabila dia sudah besar bisa menampung cadangan air di bawah tanah. Kondisi geografi Kota Bontang saat ini sudah mulai kekurangan air,” ujarnya.
Ia menilai, program yang diinisiasi DKP3 tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Melalui program tersebut, siswa diajak belajar langsung menanam kangkung menggunakan metode penyemaian biji di polybag.
Cara itu dinilai menjadi pengalaman baru bagi siswa karena selama ini masyarakat lebih familiar menanam kangkung dengan metode batang.
“Hari ini anak-anak belajar bagaimana proses tanaman tumbuh dari biji hingga siap dipanen,” katanya.
DKP3 berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan menjadi budaya baru di lingkungan sekolah dan keluarga.
Kepala SDN 009 Bontang Utara, Yuliati mengatakan sekolahnya bersyukur dipercaya menjadi salah satu sekolah percontohan program tersebut.
Menurutnya, kegiatan itu diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap pertanian dan lingkungan sejak dini.
Program ditandai dengan penyerahan polybag kepada siswa dan dilanjutkan praktik menanam yang dipandu petugas Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bontang Lestari.
Suasana semakin meriah saat Agus Haris mengajak siswa bermain game interaktif dan membagikan hadiah kepada anak-anak yang berani tampil ke depan.


