Reporter: Adi Kade | Editor: Buniyamin
PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor menyambut baik rencana Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud membangun pelabuhan di wilayah Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam.
Pelabuhan yang akan dibangun di perairan Teluk Balikpapan ini diproyeksikan dapat menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkab PPU dan Pemprov Kaltim mencapai 10 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp170 miliar per tahun.
“Waktu kami berdiskusi dengan gubernur, hasil hitungan sementara dapat menghasilkan sekitar 10 juta dolar AS,” kata Mudyat, Kamis (7/5/2026).
Ia mengungkapkan, pelabuhan yang akan dibangun di wilayah Kelurahan Nenang tersebut nantinya dapat mensupport distribusi logistik dari PPU ke Balikpapan, begitu juga sebaliknya.
Selain itu juga diproyeksikan akan menarik tugboat dan kapal tongkang untuk berlabuh di pelabuhan tersebut untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM), kebutuhan pangan dan air bersih.
“Di Teluk Balikpapan banyak tugboat dan tongkang yang bisa ditarik untuk mengisi kebutuhan pangan, BBM dan air bersih. Kemudian dari sisi wisata juga dapat karena berhadapan langsung dengan Balikpapan,” terangnya.
Mudyat memastikan lokasi pembangunan pelabuhan di wilayah Kelurahan Nenang memenuhi syarat dari sisi kedalaman laut. Karena titik dermaga pelabuhan akan dibangun sekitar 200 sampai 300 meter dari bibir pantai.
“Dari sisi kedalaman juga memenuhi syarat karena wilayah itu tempat parkir atau berlabuhnya tugboat dan tongkang,” terangnya.
Ia mengatakan Pemprov Kaltim telah siap mensupport anggaran pembangunan pelabuhan di wilayah Kelurahan Nenang, sedangkan Pemkab PPU akan menyiapkan akses jalannya.
“Provinsi siap membantu dari sisi anggaran, kita juga berharap pemerintah pusat juga turut membantu,” pungkasnya.


