Bukit Steling Samarinda Masuk Nominasi API Award 2026, Disporapar Ajak Warga Beri Dukungan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Keindahan Bukit Steling, Selili, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Keindahan Bukit Steling, Selili, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bukit Steling Samarinda Masuk Nominasi API Award 2026, Disporapar Ajak Warga Beri Dukungan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
Keindahan Bukit Steling, Selili, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)
Keindahan Bukit Steling, Selili, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

Bukit Steling Samarinda Masuk Nominasi API Award 2026, Disporapar Ajak Warga Beri Dukungan

Keindahan Bukit Steling, Selili, Kota Samarinda. (Foto: Tri/Pusaranmedia.com)

Reporter: Tri Agustini | Editor: Buniyamin 

SAMARINDA — Destinasi wisata Bukit Steling Samarinda masuk dalam nominasi 10 besar Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2026 yang digelar Kementerian Pariwisata RI. 

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Samarinda karena mampu bersaing dengan ratusan destinasi wisata dari seluruh Indonesia.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Diana Pida Juliadi mengatakan Bukit Steling berhasil masuk nominasi setelah bersaing dengan sekitar 180 destinasi dari 38 provinsi.

“Alhamdulillah Bukit Steling masuk nominasi 10 besar. Ini tentu membanggakan bagi Samarinda,” kata Diana saat ditemui di ruangannya, Kamis (7/5/2026).

Ia berharap masyarakat Samarinda dan Kalimantan Timur dapat ikut mendukung destinasi tersebut agar mampu meraih posisi terbaik pada ajang nasional itu. Salah satu bentuk dukungan yang diminta adalah memberikan like postingan nominasi Bukit Steling di media sosial instagram indovoters dan ayojalanjalanindonesia. 

“Kami berharap bisa juara satu. Dukungan masyarakat sangat penting, cukup dengan like di Instagram,” harapnya.

Menurut Diana, perkembangan Bukit Steling juga tidak lepas dari pendampingan yang dilakukan Disporapar Samarinda terhadap kelompok pengelola wisata. Pendampingan tersebut melibatkan tenaga ahli pariwisata untuk membantu pengembangan destinasi.

Selain menjadi daya tarik wisata baru, kawasan Bukit Steling juga mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah melalui sektor pajak.

Ia menilai antusiasme pengunjung terhadap Bukit Steling juga cukup tinggi, bahkan pada hari biasa kawasan tersebut tetap ramai dikunjungi wisatawan. Pengunjung juga mulai memanfaatkan area tersebut untuk aktivitas camping.

“Kalau akhir pekan penuh. Hari biasa saja ramai, bahkan ada yang menginap di sana,” ungkapnya.

Sementara itu, Jafung Bidang Pengembangan Pariwisata Disporapar Samarinda, Iwan Amrullah, mengatakan masuknya Bukit Steling ke nominasi API Award tidak lepas dari promosi melalui media sosial serta keberadaan platform Jaringan Desa Wisata (Jadesta).

Menurutnya, visual dan daya tarik Bukit Steling yang unik membuat destinasi tersebut mendapat perhatian di tingkat nasional. “Orang melihat dari media sosial, video dan foto-fotonya menarik. Ini yang membuat Bukit Steling dilirik,” jelas Iwan.

Ia juga menilai keberhasilan pengelolaan wisata tersebut didukung oleh kekompakan masyarakat dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang terus berupaya mengembangkan destinasi secara mandiri.

Disporapar Samarinda pun berharap pencapaian Bukit Steling dapat menjadi motivasi bagi pengembangan destinasi wisata lain di Kota Tepian yang saat ini tercatat memiliki puluhan titik wisata potensial.

“Yang paling penting ada kemauan masyarakat untuk maju. Itu yang membuat destinasi ini berkembang,” pungkasnya.