Reporter: Diansyah | Editor: Buniyamin
NUNUKAN – Kabar membanggakan datang dari sektor kesehatan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Rumah Sakit Pratama Sebatik kini resmi bertransformasi menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) Tipe D Sebatik setelah mengantongi Surat Izin Operasional (SIO) pada 5 Mei 2026.
Perubahan status tersebut menjadi tonggak penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Pulau Sebatik.
Transformasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi simbol penguatan kapasitas layanan kesehatan di kawasan perbatasan.
Direktur RSU Tipe D Sebatik, H Abdul Rahim mengatakan perubahan status rumah sakit merupakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan secara bertahap, baik dari sisi fasilitas, sumber daya manusia, maupun sistem pelayanan kesehatan.
“Perubahan status ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kami ingin terus bergerak maju menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan profesional bagi masyarakat perbatasan,” ujarnya.
Dengan status baru sebagai RSU Tipe D, rumah sakit kini terus melakukan penguatan layanan di berbagai sektor. Sejumlah fasilitas dan pelayanan medis mulai ditingkatkan, mulai dari layanan kegawatdaruratan, pelayanan rawat inap dan rawat jalan, kamar operasi, laboratorium, hingga layanan radiologi.
Selain itu, pengembangan layanan kesehatan lainnya juga dilakukan secara bertahap guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.
Menurut Abdul Rahim, pihaknya juga fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Kami terus menanamkan budaya kerja yang disiplin, responsif, dan mengutamakan keselamatan pasien. Seluruh tenaga kesehatan didorong untuk memberikan pelayanan terbaik dengan penuh dedikasi,” katanya.
Pembenahan tidak hanya dilakukan pada aspek medis, tetapi juga pada lingkungan pelayanan rumah sakit agar lebih nyaman, aman, dan ramah bagi pasien maupun keluarga pasien.
Transformasi RSU Tipe D Sebatik dinilai menjadi harapan baru bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Kehadiran layanan kesehatan yang lebih lengkap di Pulau Sebatik diharapkan mampu mengurangi angka rujukan pasien ke luar daerah sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
“Dengan fasilitas dan layanan yang terus kami tingkatkan, masyarakat kini memiliki akses kesehatan yang lebih dekat dan terjangkau tanpa harus keluar daerah untuk mendapatkan pelayanan medis,” jelasnya.
Ia menegaskan, RSU Tipe D Sebatik akan terus berkomitmen melakukan pembenahan dan inovasi pelayanan demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah.
“Kami ingin rumah sakit ini tidak hanya menjadi tempat berobat, tetapi juga menjadi pusat pelayanan kesehatan yang membanggakan bagi masyarakat perbatasan Indonesia,” pungkasnya.


