WBP Lapas Tenggarong Dibekali Keterampilan Bertani hingga Budidaya Ikan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
penyiapan lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE) lapas kelas 2a Tenggarong (Foto: Humas Lapas)
penyiapan lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE) lapas kelas 2a Tenggarong (Foto: Humas Lapas)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

WBP Lapas Tenggarong Dibekali Keterampilan Bertani hingga Budidaya Ikan

P

Ditulis oleh

PusaranMedia.com
2 menit baca
penyiapan lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE) lapas kelas 2a Tenggarong (Foto: Humas Lapas)
penyiapan lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE) lapas kelas 2a Tenggarong (Foto: Humas Lapas)

Suka artikel ini? Bagikan ke teman Anda.

Diskusi

Komentar

Memuat komentar...

WBP Lapas Tenggarong Dibekali Keterampilan Bertani hingga Budidaya Ikan

penyiapan lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE) lapas kelas 2a Tenggarong (Foto: Humas Lapas)

Reporter: Aswin | Editor: Buniyamin

TENGGARONG - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong mengembangkan inovasi pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui penyiapan lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE).

Program tersebut menghadirkan fasilitas edukasi terpadu yang nantinya dapat diakses masyarakat umum, mulai dari perkebunan sayuran hijau, budidaya perikanan air tawar, hingga layanan pencucian kendaraan.

Konsep SAE tidak hanya difokuskan sebagai sarana pembinaan internal di dalam lapas, tetapi juga dirancang menjadi ruang edukasi publik.

Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat melihat langsung aktivitas produktif warga binaan sekaligus menjadi lokasi pembelajaran mengenai pertanian dan perikanan perkotaan.

Program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian dan reintegrasi sosial warga binaan. Pada sektor pertanian, pengunjung akan diperlihatkan pengelolaan sayuran hijau dengan teknik hortikultura modern.

Sementara area kolam perikanan dimanfaatkan untuk budidaya berbagai jenis ikan konsumsi yang dikelola secara profesional.

Selain sektor pertanian dan perikanan, SAE juga dilengkapi layanan jasa pencucian mobil dan motor. Fasilitas tersebut dikelola oleh warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan teknis sehingga mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa mengatakan program ini menjadi langkah nyata untuk menghilangkan stigma negatif terhadap warga binaan.

“Warga binaan kami bekali dengan keahlian nyata mulai dari bertani, budidaya ikan, hingga layanan jasa agar saat bebas nanti, mereka memiliki kepercayaan diri dan keterampilan untuk berkontribusi positif di tengah masyarakat.” ujarnya. Kamis (7/5/2026)

Melalui keberadaan sarana tersebut, masyarakat nantinya dapat mempelajari teknik menanam sayuran di lahan terbatas, memahami proses budidaya ikan air tawar dari pembibitan hingga panen, sekaligus memanfaatkan layanan pencucian kendaraan sebagai bentuk dukungan terhadap hasil karya warga binaan.

Ia menambahkan, langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Tenggarong dalam mendukung pembangunan Zona Integritas serta memperkuat hubungan sosial antara warga binaan dan masyarakat.

“Harapan saya SAE ini memberikan kontribusi nyata Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam wujudkan dan mendukung 15 program aksi kementerian imigrasi dan pemasyarakatan.” imbuhnya.